Suara.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, meminta kepada seluruh kader terutama yang menjadi anggota legislatif terpilih, menjalankan empat agenda utama partai.
Empat agenda tersebut, kata Ibas, juga telah dijalankan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono semasa menjabat Presiden ke-6 RI, di mana Demokrat menjadi partai pemenang pemilu dan berjaya saat itu.
"Kita ingat empat agenda utama pemerintah Pak SBY selama dua periode, yang ternyata Partai Demokrat ketika itu juga memenangkan hati dan pikiran rakyat, yaitu agenda tujuan 4 jalur yang prorakyat," kata Ibas saat membuka acara pembekalan anggota legislatif di JCC Senayan, Jakarta, (10/9/2019).
Ibas menyebutkan, empat agenda yang dimaksud yakni mendorong pembangunan ekonomi berkeadilan, menyediakan peluang kerja kepada rakyat, kebijakan fokus pada mengentaskan kemiskinan, mendorong pembangunan dan menjaga lingkungan lestari.
Melalui empat agenda utama tersebut, Ibas berharap Partai Demokrat bisa membantu pemerintahan di pusat dan daerah dalam memajukan kepentingan rakyat.
"Partai Demokrat melalui agenda utama ini bisa membantu pemerintah, baik pusat maupun daerah di mana pun untuk kepentingan rakyat. Seperti yang dikatakan SBY, yang sudah baik dilanjutkan, yang belum baik diperbaiki. Pendek kata Demokrat siap membantu pemerintah jika memang promasyarakat," kata Ibas.
Berita Terkait
-
Minta Doa ke Masyarakat, Ibas SBY: Kondisi Habibie Kritis
-
Ziarah ke Makam Eyang Bibah, Ibas Nostalgia Masa Kecil
-
Ibas Yudhoyono dan Sandiaga Uno Hadir di Sidang Tahunan MPR
-
Demokrat Sebar Bukti Akun Facebook yang Caci Maki Moeldoko
-
Netizen Emosi, Politikus Demokrat Ini Sebut Korupsi Tradisi Pesantren
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas
-
Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia
-
Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN
-
Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya
-
Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite
-
Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer
-
Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus
-
Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa, Kejagung Gelar Konferensi Pers Sore Ini
-
'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat
-
Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Dadan Dicopot, Mensesneg: Tunggu Saja Hasilnya