Suara.com - Staf Khusus Presiden untuk Papua, Lenis Kogoya, mendukung rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin membangun Istana Kepresidenan baru di Papua. Wacana pembangunan itu sebagai salah satu pemenuhan permintaan tokoh masyarakat Papua yang diundang ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019) kemarin.
"Memang enggak boleh kalau Papua? Istana kan Jatim ada, Jabar ada, Bogor ada. lho kita kan bagian dari NKRI, kenapa tidak bisa? harus ada dong," kata Lenis saat ditemui di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).
Menurutnya, keberadaan Istana Kepresidenan di setiap provinsi akan sangat membantu kinerja presiden saat kunjungan kerja.
"Presiden ke Papua kan nginap enggak usah di hotel, tidur saja di rumah dinas kan gitu," ucapnya.
Disisi lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut pemerintah akan mengeluarkan biaya yang besar untuk membangun Istana Negara di Papua. Ini dikarenakan bahan baku bangunan lebih mahal daripada harga di Pulau Jawa.
"Di sana tuh (Papua) harga per meter perseginya misalnya BSPS peningkatan perbaikan rumah di daerah lain Rp 25 juta atau Rp 30 juta di sana mintanya Rp 100 juta," kata Basuki saat ditemui di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9/2019).
"Ini bukan Mark up bukan apa. Jadi harga satuan per meter persegi bangunan itu mahal. Kalau di sini kaya gini bisa Rp 6 - Rp 8 juta, nah di sana bisa dua kali lipat harga satuan per meter persegi," tambahnya.
Basuki memperkirakan lokasi Istana Negara baru di Papua akan dekat dengan Jembatan Holtekamp, Jayapura yang akan diresmikan Kepala Negara dalam waktu dekat.
Baca Juga: Blokir Internet di Seluruh Papua Barat Dicabut, Jayapura Masih Dibatasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas