Suara.com - Aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah aliansi di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, membuat pedagang kaki lima untung besar. Dagangan mereka nampak diserbu massa aksi maupun petugas kepolisian yang melakukan penjagaan di sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan Suara.com, lebih dari seminggu terakhir KPK didemo massa pro Revisi UU KPK maupun yang kontra. Terkait itu, banyak PKL yang membuka lapak di sekitar gedung KPK.
Salah satu pedagang Cilok, Budi yang biasa menjajakan makanan di daerah Ambasador, Kuningan, Jakarta Selatan rela bergeser ke Gedung KPK di Jalan Kuningan Persada untuk mencari rezeki di tengah kerumunan massa.
"Saya biasa di Ambassador, deket mal itu, ini lagi rame-rame makanya ke sini," kata Budi kepada Suara.com, Selasa (17/9/2019).
Budi menuturkan, sejak mangkal di depan Gedung KPK dagangannya laku keras hingga mendapatkan omset dua kali lipat.
"Biasa Rp 300 ribu, ini Rp 600 ribu, tapi kebanyakan polisi yang beli," ucapnya.
Diketahui, ratusan orang yang mengatasnamakan Kelompok Nasional Mahasiswa Selamatkan KPK terus mendatangi Gedung KPK dengan tuntutan yang sama, mereka meminta presiden Joko Widodo untuk segera melantik lima pimpinan KPK yang baru disahkan DPR RI pada Senin (16/9/2019) siang.
Dalam aksinya, massa tersebut menilai pimpinan KPK 2015-2019 yang diketuai Agus Rahardjo Cs telah gagal memberantas korupsi dan tidak bertanggungjawab karena sempat menyerahkan mandat lembaga anti rasuah ke Presiden Jokowi.
Massa aksi yang mengatasnamakan mahasiswa ini terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak paruh baya, hingga bocah belasan tahun.
Baca Juga: Baru Disahkan, UU KPK Akan Digugat Koalisi Masyarakat Sipil
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%
-
7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga
-
Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS