Suara.com - Perwakilan dari DPRD Papua dan Papua Barat menyampaikan delapan poin masukan yang dibubuhkan dalam sepucuk surat untuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Salah satu poin yang dituliskan ialah mereka meminta pemerintah pusat bisa membuka dialog dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di Papua termasuk gerakan separatis Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat atau (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).
Permintaan tersebut tidak terlepas dari pengalaman saat Gerakan Aceh Merdeka (GAM) akhirnya mengakui Indonesia usai melakukan dialog bersama pemerintah. Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Ferdinando Solossa menyampaikan bahwa peristiwa itu tidak terlepas dari adanya sebuah komunikasi.
Ferdinando juga menyebutkan dalam upaya dialog itu juga hadir pihak penengah yakni Finlandia untuk meminimalisir kecurigaan.
"Sehingga hasil yang dicapai dari dialog itu adalah benar-benar secara konprehensif dan merespon apa yang menjadi harapan semua pihak baik rakyat di tanah Papua maupun apa yang diharapkan oleh negara," kata Ferdinando usai melakukan pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).
Jokowi sempat melakukan dialog bersama 61 Tokoh Papua di Istana Negara beberapa waktu lalu. Namun Ferdinando berharap kalau Jokowi mau membuka dialog dengan semua pihak yang ada di Papua, termasuk dengan gerakan separatis Papua.
"Pihak yang berseberangan ini bisa menyampaikan apa yang menjadi harapan mereka, apa yang menjadi pergumulan mereka selama ini, apa yang menjadi maunya rakyat Papua," ujarnya.
Selain untuk menyelesasikan masalah perkepanjangan di Papua, mereka pun akan membawa soal otonomi khusus (otsus) Papua yang dinilainya tidak menyampaikan implementasinya secara menyeluruh. Lebih lanjut Ferdinando pun berharap apabila dialog tersebut dapat terwujudkan, ia ingin adanya mediator agar penyelesaian masalah pun akan segera terwujudkan.
"Kita minta pihak netral yang akan menjadi mediator sehingga kita berharap bisa diselesaikan sehingga kita tetap berada dalam bingkai NKRI," tandasnya.
Baca Juga: Pemerintah Bersedia Berdialog dengan Kelompok Pro Kemerdekaan Papua
Berita Terkait
-
Ikut Bergerak! Mahasiswa Aceh: Anggota DPR Dipilih Rakyat, Bukan Kapitalis
-
Pemerintah Bersedia Berdialog dengan Kelompok Pro Kemerdekaan Papua
-
Korban Tewas Kerusuhan di Wamena Bertambah, Jadi 23 Orang
-
KNPB Bantah Tudingan Polisi Susupi Aksi Pelajar SMA di Wamena
-
LIVE: Menko Polhukam Tanggapi Pembahasan RUU
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset