Suara.com - Situasi di depan gedung DPR RI kekinian telah kondusif. Sejumlah petugas mulai mengecat ulang tembok pagar gedung DPR yang dicoret kalimat vandalisme oleh demonstran.
Berdasarkan pantauan suara.com di lokasi, sejumlah petugas melakukan pengecatan dengan warna yang sesuai warna tembok, yaitu warna hijau. Petugas yang tengah melakukan pengecatan itu mengaku diperintah oleh Biro Umum DPR.
"Barusan diminta ngecat lagi di tembok sini," ujar petugas tersebut di lokasi, Selasa (24/9/2019).
Menurutnya, ada sekitar 10 orang yang dikerahkan untuk menyelesaikan proses pengecatan di seluruh tembok gedung DPR. Ia memperkirakan pekerjaannya akan selesai malam ini.
"Ya malam ini bisa selesai. Cepet sih ini," pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejak Selasa siang ribuan demonstran yang terdiri dari mahasiswa berbagai universitas dan elemen masyarakat menggelar aksi di depan gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta Pusat.
Selasa sore, kerusuhan pecah. Kepolisian menembakan gas air mata dan water canon untuk membubarkan massa.
Bahkan massa menjebol pagar gedung parlemen Senayan untuk merangsek masuk. Namun polisi terus menghalau hingga massa terpukul mundur.
Baca Juga: Bentrokan Pendemo DPR Tak Pakai Almamater Masih Pecah di Senayan
Berita Terkait
-
Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer
-
LIVE REPORT: Aksi Demo Hari Buruh di Gedung DPR RI
-
Ratusan Mahasiswa BEM SI BSJB Geruduk Komnas HAM, Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Noel Ebenezer: Kalau Contoh Pemberantasan Korupsi, Hukum Mati Saya Saja!
-
Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo
-
Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG
-
Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera
-
Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius
-
Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG
-
Daftar Tersangka Kasus Bea Cukai: Dari Pejabat Elite hingga Bos Korporasi
-
Respons Janji Prabowo, DPR Minta Hapus Klasterisasi Guru dan Jadikan Semua PNS!
-
Pleidoi Menohok Noel: Bela Buruh Diperas, Malah Dituduh Memeras
-
Riset: 80 Persen Warga Pesisir Alami Penurunan Pendapatan Akibat Krisis Iklim