Suara.com - Partai Gerindra berencana mengusulkan penundaan agenda rapat paripurna pembahasan pimpinan MPR, Kamis (3/10/2019).
Usul tersebut seiring Gerindra yang masih bimbang dalam menyikapi perebutan kursi ketua MPR.
Rapat paripurna yang diagendakan mulai pukul 19.00 WIB itu diminta ditunda hingga pukul 21.00 WIB. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman.
"Mungkin kita tunda lagi sampai jam 9, masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi ya kan, yang tadi diinformasikan A bisa saja jadi B," kata Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (3/10/2019).
Pantauan Suara.com, hingga pukul 19.30 WIB anggota Dewan mulai berdatangan ke Kompleks Parlemen Senayan, tepatnya di Gedung Kura-Kura.
Mereka tampak berpakaian rapi dengan setelan jas guna menghadiri agenda rapat paripurna.
Sebelumnya, Gerindra mengadakan rapat bersama dengan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan malam ini.
Rapat tersebut guna membahas keputusan yang akan diambil apakah tetap mengusung Muzani sebagai ketua MPR atau memilih opsi lain.
Baca Juga: Skors Sidang Paripurna, Pimpinan Sementara MPR: Ikan Sepat, Ikan Gabus...
Berita Terkait
-
Skors Sidang Paripurna, Pimpinan Sementara MPR: Ikan Sepat, Ikan Gabus...
-
Gerindra Tetap Usung Muzani Jadi Ketua MPR? Keputusan Ada di Prabowo
-
Lobi Bamsoet untuk Incar Jabatan Ketua MPR, Muzani Lapor ke Prabowo
-
8 Fraksi dan DPD Dukung Bamsoet Jadi Ketua MPR, Gerindra Sendirian
-
Tinggalkan Calon dari Gerindra, PKS Dukung Bamsoet Jadi Ketua MPR
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat