Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ikut menentukan sikap dalam menentukan kursi ketua MPR. Setelah dilakukan lobi dan rapat musyawarah mufakat, PKS mendukung pencalonan Bambang Soesatyo atau Bamsoet dari fraksi Golkar.
Calon pimpinan MPR dari PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan PKS mengikuti langkah tujuh fraksi lainnya yang sudah lebih dulu mendukung Bamsoet. Dengan bertambahnya PKS, otomatis Bamsoet kini didukung oleh delapan fraksi di luar dari Gerindra dan unsur DPD.
"Semuanya menyebutkan mendukung Pak Bambang Soesatyo dan dalam semangat untuk menghormati kebijakan untuk mengambil keputusan, untuk menghadirkan perubahan, untuk memunculkan permusyawaratan dan permufakatan, maka PKS bisa menerima usulan untuk mendukung Pak Bambang Soesatyo sebagai calon ketua MPR," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Hidayat menuturkan, hingga saat ini hanya tinggal menunggu keputusan dari Gerindra yang masih mencoba mengajukan nama Ahmad Muzani sebagai ketua MPR. Selain itu, DPD yang masih meminta waktu pengambilan keputusan terkait dukungan juga masih berlangsung.
"Belum, Gerindra tetap sampaikan sikapnya untuk mengusung Pak Muzani, karenanya sekarang lagi skorsing untuk kemudian diadakan lobi khusus," ujar Hidayat.
Dengan tambahan dukungan dari PKS, kini sudah ada delapan fraksi yang mendukung Bamsoet di antarnya yakni PDI Perjuangan, Nasdem, Golkar, Demokrat, PKB, PPP, PAN, dan PKS.
Sebelumnya, Partai Kabangkitan Bangsa (PKB) telah mengambil keputusan dalam menentukan arah dukungan terkiat kandidat calon ketua MPR periode 2019-2024. Mereka bulat memilih walil dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo.
"Kalau PKB dari awal mengusung kebersamaan, yang diusung sebagai bentuk kebersamaan adalah Pak Bambang Soesatyo," kata Ketua Fraksi PKB di MPR, Jazilul Fawaid di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Baca Juga: Pemilihan Ketua MPR Diutamakan Musyawarah, Ini 10 Nama Calon Pimpinan
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura