Suara.com - Seorang pria berusia 28 tahun mencoba membunuh mantan istri dengan paket bom rakitan. Bom itu kemudian meledak di wajah sang mantan istri.
Insiden terjadi pada Selasa (1/10/2019) di Guttaring, Carinthia, Austria. Kala itu, pelaku melancarkan aksinya menggunakan seorang kaki tangan yang merupakan anggota militer berusia 29 tahun.
Rekannya itu meletakkan paket bom di luar kediaman korban, lalu membunyikan bel pintu, kemudian berlari.
Sementara sang mantan suami, yang juga eks anggota militer, bersembunyi di dekat lokasi.
Setelah mendengar bel, target membuka pintu dan keluar, lalu mengambil paket di luar apartemennya.
Saat itulah mantan suaminya meledakkan bom dari jarak jauh memakai pengendali, sehingga korban, yang merupakan ibu tiga anak, terkena ledakan bom pada bagian wajah.
Wanita 27 tahun itu dirawat di rumah sakit karena menderita luka bakar serius.
Dikutip dari Business Standrad, dirinya telah menjalani dua operasi akibat luka bakar tingkat dua dan tiga pada 40 persen bagian tubuhnya.
Pelaku ditangkap pada hari itu juga setelah menyerang korban, sementara rekannya ditangkap pada Kamis (3/10/2019).
Baca Juga: Bocah Ledakkan Bom Bunuh Diri, 5 Tamu Pesta Pernikahan Afghanistan Tewas
Keduanya, menurut keterangan polisi, mengakui telah melakukan percobaan pembunuhan.
Polisi juga mengatakan, mereka telah menguji bahan peledak buatan sendiri selama musim panas, dengan meledakannya di hutan, setelah memperoleh komponen-komponen yang dibutuhkan melalui internet.
Menurut data kementerian dalam negeri, dari 73 korban pembunuhan di Austria tahun lalu, 41 di antaranya adalah wanita, dan setengah dari pembunuhan pada 2018 dilakukan oleh anggota keluarga korban.
Berita Terkait
-
Jarang Diketahui, Ini 4 Manfaat Lavender untuk Kesehatan
-
Salah Kira Tabung Gas Elpiji 3 kg Berisi Air, Dua Pemuda Terbakar
-
Tumbuh Subur, Hutan Lebat Penuhi Bekas Stadion Piala Eropa 2008
-
Menyelami Karya Friedensreich Hundertwasser, Seniman Nyentrik Austria
-
Jadi Ikon Wina, Inilah Hundertwasserhaus Si Apartemen Penuh Warna
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat