Suara.com - Rambut seorang wanita 23 tahun di Bangladesh dicukur secara paksa oleh suaminya sendiri.
Peristiwa miris itu terjadi setelah suami korban menemukan rambut di sarapannya lalu mengamuk.
Penduduk desa yang mengetahui kejadian itu lalu melapor kepada petugas hingga kemudian pelaku, Bablu Mondal, ditangkap polisi di rumahnya di distrik Joypurhat.
"Dia menemukan rambut manusia di sarapan nasi dan susu yang disiapkan istrinya untuknya," kata kepala polisi setempat Shahriar Khan kepada AFP.
"Dia marah melihat rambut itu dan menyalahkan istrinya. Dia kemudian mengambil pisau dan secara paksa mencukur kepala istri," imbuhnya.
Khan mengatakan, Bablu didakwa "atas keinginan sendiri menyebabkan luka yang memilukan". Karena pelanggaran tersebut, Bablu dijatuhi hukuman maksimal 14 tahun penjara.
Dikutip dari India Times, Selasa (8/10/2019), kelompok-kelompok pembela hak asasi manusia (HAM) pun memperingatkan bahwa kekerasan terhadap perempuan di Bangladesh dan negara Muslim konservatif lainnya tengah meningkat.
Menurut kelompok HAM setempat Ain O Salish Kendra, rata-rata tiga pemerkosaan terjadi setiap hari dalam enam bulan pertama tahun ini.
Dalam insiden tragis lainnya, seorang pria berusia 26 tahun menceraikan istrinya yang berusia 23 tahun. Dia naik ke atap dan meneriakkan talak tiga karena istrinya tidak bisa memenuhi permintaan maharnya.
Baca Juga: Minta Dhawiya Ceraikan Suami? Ini Klarifikasi Elvy Sukaesih
Berita Terkait
-
Alami KDRT, Wanita Ini Cedera Parah Sampai Butuh Transplantasi Wajah!
-
Gantung Ratusan Sepatu Hak Tinggi, Ada Kisah Pilu Wanita di Baliknya
-
Kisah Miris di Balik Instalasi Seni dari 440 Sepatu Wanita di Turki
-
Mencukur Rambut di Tubuh Membuatnya Tumbuh Lebih Lebat, Mitos atau Fakta?
-
WNI Tewas Tersengat Listrik di Bangladesh
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
DPRD DKI Minta Seluruh Bus Transjakarta Dipasang Kamera Pendeteksi Sopir Ngantuk
-
Modus Operandi 'Endless Art Investment Cara Nadiem Diduga Samarkan Aliran Dana Google Chromebook OS
-
Prabowo Sambangi Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal F-16
-
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
-
Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...
-
Lalin Jakarta Pagi Ini: Senayan Lancar, Rindam Padat, Truk Tabrak Separator di Gatot Subroto
-
Massa Robohkan Gerbang Polda DIY! Tiga Mahasiswa Sempat Diamankan Saat Demo Ricuh
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan