Suara.com - Kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) disebut-sebut berada di balik terkait penusukan yang dilakukan Syaril Alamsyah alias Abu Rara terhadap Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Banten, siang tadi.
Kepala BIN Budi Gunawan mengklaim rencana penyerangan dari kelompok JAD memang sudah terdeteksi, namun serangan terhadap Wiranto tidak termasuk.
Ia berujar Kelompok JAD terdeteksi bakal melakukan penyerangan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019).
"Kami sudah deteksi menjelang pelantikan memang ada rencana-rencana seperti itu dari JAD sehingga harus kita dengar dan waspada,” kata Budi di RSPAD, Jakarta, Kamis (10/10/2019).
Sebelumnya, Budi mengatakan Abu Rara yang menjadi tersangka penusukan terhadap Wiranto sudah beberapa kali masuk dalam radar lembaga intelejen. Abu Rara diketahui merupakan kelompok JAD.
Budi berujar pantauan terhadap Abu Rara sudah terjadi sejak ia mulai mengumpulkan senjata tajam.
“Abu rara sudah kita pantau bebrapa kali mulai mengumpulkan pisau. Belum pada tahapan bom tapi pola-pola seperti itu bisa juga dengan pisau senjata,” kata Budi di RSPAD.
Untuk diketahui, Wiranto ditusuk saat hendak pulang ke Jakarta seusai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi. Akibat aksi penyerangan itu, Wiranto disebut mengalami dua luka tusukan di bagian perut sebelah kiri.
Kini, Wiranto sudah dirujuk ke RSUD Gatot Subroto, Jakarta seusai sempat dirawat di RSUD Berkah, Pandeglang.
Baca Juga: 12 Fakta Baru yang Terkuak tentang Abu Rara Penusuk Wiranto
Dalam kasus penusukan ini, polisi telah meringkus Abu Rara dan istrinya Fitria Adriana. Kini, pasutri yang sudah ditetapkan sebagai tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh aparat kepolisian.
Berita Terkait
-
Kepala BIN: Abu Rara Penusuk Wiranto Sempat Terpantau Kumpulkan Sajam
-
Tusuk Wiranto, Abu Rara Ternyata Sudah Dua Kali Menikah
-
12 Fakta Baru yang Terkuak tentang Abu Rara Penusuk Wiranto
-
Menteri Tjahjo: Wiranto Sudah Bisa Senyum dan Salaman
-
Nama Abu Rara Ternyata Pernah Disebut oleh Polisi Sebelum Tusuk Wiranto
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Emosi Memuncak! Pria di Bandung Bakar Motor Sendiri, Tiga Rumah Ludes Dilalap Api
-
Rekor Timnas Indonesia vs Singapura di Jalan Besar Stadion: Dramatis, dan Tak Pernah Mudah
-
Menteri PU Dody Hanggodo Wacanakan Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing
-
Sunscreen Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 6 Rekomendasinya
-
Purbaya Curhat Gagal Beli Harley-Davidson Gegara Gratifikasi
-
War Ticket Upacara 17 Agustus di Istana Baru Dibuka, Antrean Virtual Tembus 4 Jam!
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru
-
A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu
-
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata
-
Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum