Suara.com - Gerindra disindir oleh politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean tentang langkah politik yang dilakukan Prabowo Subianto.
Ferdinand mempertanyakan hubungan Prabowo dan Jokowi yang semakin dekat menjelang pelantikan presiden.
Dia secara jelas menyebut Anggota DPR RI dari Partai Gerindra Andre Rosiade dalam cuitan yang diunggah Jumat (11/10/2019).
"Bro Andre Rosiade, nanya dong, ini nanya serius. Kamu kan nuding saya kutu loncat karena tak lagi dukung Prabowo. Menurutmu langkah bosmu ini langkah politisi kutu loncat tidak? Tolong dijawab ya bro," tulis @FerdinandHaean2.
Pria kelahiran 18 September 1977 itu juga melampirkan berita yang berjudul "Prabowo: Hubungan Saya dan Jokowi Mesra, Banyak yang Enggak Suka Mungkin."
Cuitan Ferdinand tersebut lantas ditanggapi oleh akun Twitter resmi Partai Gerindra.
Partai Gerindra menjawab sindiran Ferdinand Hutahaean tersebut sekitar satu jam setelahnya.
"Beberapa waktu lalu Pak SBY bertemu Pak Jokowi, kami tidak komentar apa-apa, kan? Kok sekarang anda ramai?" tulis @Gerindra pada Jumat (11/10/2019).
Sebelumnya, sindiran Ferdinand ini muncul setelah Andre Rosiade menuding politisi Partai Demokrat itu kutu loncat.
Baca Juga: Abu Rara Pernah Dipenjara, Pakai Narkoba hingga Ingin Berjihad ke Suriah
Melalui akun Twitter @andre_rosiade, Andre berbicara mengenai para mantan pendukung Prabowo dalam pemilihan presiden yang kini justru beralih. Andre menyebutnya sebagai penjilat Jokowi yang merupakan presiden terpilih.
Ia mengatakan orang yang dimaksud itu tak ubahnya seperti kutu loncat lantaran sikapnya yang berubah.
“Pelajaran politik: dulu waktu zaman kampanye ada orang yang suka carmuk di depan Pak @prabowo. Tapi setelah 17 April dan junjungannya bertemu Pak @jokowi dia langsung berubah. Bahkan sekarang dia kerjanya seperti buzzer yang ngejilat Pak @jokowi dan menyerang Pak @prabowo. Itulah perilaku kutu loncat,” tulis Andre pada Rabu (9/10/2019).
Namun Andre tidak menyebutkan secara pasti kepada siapa pernyataan tersebut ditujukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga