Suara.com - Civitas Akademika Universitas Indonesia menuntut anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan meminta maaf kepada Profesor Emil Salim atas tindakannya yang dianggap amoral.
Dalam tuntutannya itu, Civitas Akademika UI juga mengajak masyarakat untuk menandatangani petisi mendukung Arteria segera meminta maaf.
Petisi yang dibuat melalui laman change.org dengan judul "Politisi Hormati Akademisi dan Jaga Kesantunan Bangsa" itu dibuat pada Kamis (11/10/2019).
Dalam petisi itu, mereka sangat menyayangkan sikap tidak terpuji Arteria Dahlan lantaran telah menunjuk-nunjuk dan membentak Emil Samil saat berdebat dalam acara diskusi Mata Najwa yang disiarkan di stasiun televisi Trans 7.
"Kami sangat menyayangkan karena menilai tindakan ini adalah tindakan yang amoral dan tidak memiliki sopan santun karena tindakan dan perkataan anggota dewan tersebut melecehkan marwah dan martabat seorang guru/pendidik/akademisi yang seharusnya dicontoh dan diteladani," demikian tertulis dalam keterangan petisi tersebut.
Kemudian dalam petisi itu juga dijelaskan bahwa acara Mata Najwa ialah acara dengan rating tinggi karena dilihat oleh jutaan penonton dari segala usia. Sehingga kejadian ini akan menimbulkan dampak tidak langsung terhadap nilai budi pekerti, kesantunan dan moral bangsa terutama bagi generasi muda.
Dengan demikian petisi itu dibuat untuk menuntut Arteria meminta maaf secara lisan, tertulis dan terbuka kepada Emil yang juga sebagai guru besar UI. Selain itu juga dalam petisi itu meminta Stasiun TV seperti Trans 7 untuk mengkaji lagi tayangan seperti Mata Najwa.
Hingga saat ini, petisi telah ditandatangani oleh 11.840 orang. Targetnya petisi itu ditandatangani 15 ribu orang.
Baca Juga: Arteria Dahlan Tak Bersalaman dengan Emil Salim Setelah Acara
Tag
Berita Terkait
-
Pimpinan KPK: Berani Bentak Orang Tua, Arteria Dahlan Itu Pembohong
-
Arteria Dahlan Bentak Emil Salim, Gus Mus Sampai Beri Komentar
-
Sekakmat Arteria, Emil Salim Dipuji Penulis Belanda
-
UI: Tokopedia Berkontribusi Rp 170 Triliun bagi Ekonomi Indonesia
-
Arteria Dahlan Tak Bersalaman dengan Emil Salim Setelah Acara
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend