Suara.com - Wisuda menjadi hari yang ditunggu para mahasiswa untuk merayakan keberhasilan mereka mendapatkan gelar kependidikan.
Biasanya, wisudawan maupun wisudawati bakal ditemani oleh orang-orang terkasih, seperti orang tua, pacar, atau suami maupun istri.
Namun, kisah seperti itu tak dirasakan oleh Nor Aziah Yahaya (45). Perempuan tersebut, mendatangi acara wisuda sang suami, Syed Shahfuddin Syed Zainal Abidin, yang sudah 10 bulan meninggal dunia.
Sebelum meninggal dunia karena kanker pada Januari 2019, Shahfuddin ternyata sudah lebih dulu lulus pada Fakultas Komunikasi Massa di University of Technology Mara, Malaysia.
Seperti diberitakan Mstar.com, sang istri mendapat undangan untuk menghadiri wisuda Shahfuddin pada hari Rabu (9/10) pekan ini.
Nor Aziah Yahaya akhirnya mendatangi acara tersebut sendirian. Dalam wisuda itu, ia mewakili sang suami untuk menerima ijazah.
"Seharusnya suami di atas panggung, bukan saya. Saya hanya harus duduk di sini dan melihat bahwa dia senang menerima gelar master, hasil kerja keras dia,” kata Nor Aziah kepada MStar.
Ia menuturkan, sang suami yang merupakan direktur perusahaan iklan meninggal dunia tanggal 12 Januari 2019 di Rumah SAkit Ampang Puteri.
Awalnya, Nor Aziah enggan naik ke panggung untuk menerima penghargaan karena takut perasaannya kalut dan tak terkendali.
Baca Juga: Pesanan GoFood Telat 5 Jam, Begini Kisah Sedih di Baliknya
"Seharusnya putra saya yang ketiga, seorang anak berusia 12 tahun yang naik panggung karena saya tahu saya tidak cukup kuat untuk naik ke atas panggung. Tetapi karena prosedur mengatur hanya anak-anak berusia 18 tahun, saya patuh, demi mendiang,” tuturnya.
Menurut ibu empat anak itu, suaminya menderita limfoma atau limfoma (kanker darah) stadium empat dan hanya mengetahuinya empat hari sebelum dia menghirup nafas terakhirnya.
Nor Aziah mengatakan, dia dan suaminya tidak pernah tahu tentang kanker itu. Tetapi Nor Aziah mengakui suaminya keluar masuk rumah sakit tanpa diberi tahu tentang penyakit yang ditakuti itu.
Kisah itu menjadi viral setelah diunggah ke Twitter oleh peserta wisuda lainnya. Kekinian, unggahan cerita Nor Aziah menghadiri upacara wisuda mendiang suami sudah disebar ulang oleh 4.200 orang dan disukai 4.100 warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Gila, Staf Hypermarket di Malaysia Pamer Alat Vital di Depan Mobil Wanita
-
6 Tahun Lalu Pernah Curi Biskuit, Remaja Minta Maaf Lewat Sepucuk Surat
-
Anwar Ibrahim Sebut Peralihan Kekuasaan di Malaysia Pertengahan 2020
-
Indonesia Vs Vietnam, Harga Tiket Pertandingan Bikin Melongo
-
Duh, Karena Goyangan Viral Ini Pembalap Malaysia Kena Penalti
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?