Suara.com - Beberapa hari silam, bencana Topan Hagibis dikabarkan melanda Jepang. Badai topan ini disebut-sebut sebagai yang terkuat sejak tahun 1958 silam.
Akibat dari Topan Hagibis tersebut, beberapa daerah di Jepang pun mengalami tanah longsor. Sementara, hujan deras yang turun telah membuat sungai meluap dan daerah dataran rendah banjir.
Foto-foto banjir di Jepang tersebut lantas beredar di media sosial. Di luar dugaan, foto-foto banjir itu viral dan banyak dibicarakan warganet.
Dilansir dari laman Mothership, hal ini dikarenakan banjir di Jepang tampak bersih dan bebas sampah.
Bahkan, lewat foto yang diunggah akun Facebook "Beauty of Japan" terlihat jika air banjir tersebut tampak bening. Permukaan jalan yang terendam juga sekilas bisa terlihat.
"Jepang bertahan dari badai topan terbesar dalam dekade ini. Banjir di mana-mana tapi airnya bersih. Tidak ada sampah di mana-mana," tulis akun Facebook tersebut.
Melihat foto-foto banjir di Jepang tersebut, banyak warganet pun memberikan pujian. Selain dikenal disiplin di bidang kebersihan, Jepang juga tampak sigap dalam menghadapi bencana topan Hagibis.
Di sisi lain, ada pula warganet yang tidak setuju dan menyebutkan jika banjir di daerah pinggiran Jepang tetap tercampur lumpur.
Meski demikian, tidak bisa dipungkiri jika banjir di Jepang memang bebas dari sampah dan kotoran, serta relatif bersih jika dibandingkan negara-negara lainnya.
Baca Juga: Banjir di Jepang Airnya Jernih, Fajar Nugros Singgung Revolusi Mental
Sementara itu, tagar #PrayForJapan masih ramai digunakan di media sosial sebagai tanggapan atas bencana topan Hagibis.
Total, 35 orang dilaporkan meninggal karena bencana tersebut sementara 11 orang masih hilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor