Suara.com - Nama Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, atau BG, yang saat ini menjabat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), masuk dalam bursa kandidat menteri di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin periode 2019-2024.
Ia merupakan salah satu dari para tokoh yang disebut-sebut akan menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam).
BG adalah tokoh kepolisian Indonesia yang lahir pada 11 Desember 1959 di Kota Surakarta atau Solo, Jawa Tengah.
Pada usia 24 tahun, BG menjadi lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol), yang mengawali kesuksesan kariernya di kepolisian.
BG mulai dikenal orang ketika menjadi ajudan Megawati Soekarnoputri saat menjabat Wakil Presiden pada 1999 sampai 2001 dan Presiden pada 2000 sampai 20014. Kala itu BG berpangkat Komisaris Besar (Kombes).
Setelah itu, BG dipromosikan naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) dengan jabatan Kepala Biro Pembinaan Karier (Karo Binkar) Mabes Polri. Ia pun tercatat sebagai jenderal termuda Polri pada 2004-2006.
Karier BG terus menanjak sejak saat itu. Jabatan yang pernah ia sandang antara lain Kaselapa Lemdiklat, Kapolda Jambi, Kadiv Binkum Polri, Kadiv Propam Polri, Kapolda Bali, hingga Kalemdikpol.
Lalu pada awal 2015 Jokowi mengajukannya kepada DPR sebagai calon tunggal Kapolri.
Namun, jabatan itu gagal ia dapatkan karena dirinya terjegal kasus rekening gendut dan gratifikasi setelah KPK mengumumkan BG sebagai tersangka.
Baca Juga: Ada Karangan Bunga Selamat Budi Gunawan untuk Firli Bahuri di Gedung KPK
Akhirnya BG harus berpuas pada posisi Wakapolri. Akan tetapi, karier BG langsung melejit di tahun berikutnya, ketika ia diangkat menjadi Kepala BIN oleh Jokowi.
Keluarga
Istri: Susilawati Rahayu
Anak: 3, termasuk M Herviano
Pendidikan
- Akademi Kepolisian (1983)
- Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)
- Sekolah Staff dan Pimpinan Polri (Sespim)
- Sekolah Perwira Tinggi (Sespati)
- Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas)
- Magister Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Satya Gama, Jakarta Barat
- PhD Public Administration and Criminal Justice di University of Wisconsin-La Crosse, Wisconsin, AS
Riwayat karier
- Pamen SSDM Polri (Ajudan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri) (1999–2001)
- Pamen SSDM Polri (Ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri) (2001–2004)
- Karobinkar SSDM Polri (2004-2006)
- Kaselapa Lemdiklat Polri (2006-2008)
- Kapolda Jambi (2008-2009)
- Kadiv Binkum Polri (2009-2010)
- Kadiv Propam Polri (2010-2012)
- Kapolda Bali (2012)
- Kalemdiklat Polri (2012-2014)
- Wakapolri (2015-2016)
- Kepala Badan Intelijen Negara (2016-)
- Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (2017-2022)
Berita Terkait
-
PBSI Harap Menpora di Kabinet Jokowi Jilid II Utamakan Cabor Berprestasi
-
Masuk Bursa Menteri Perhubungan Lagi, Ini Profil Ignasius Jonan
-
AHY Masuk Bursa Kandidat Menko PMK Baru, Ini Riwayatnya
-
Erick Thohir Berharap Jokowi Pilih Orang Berkeringat Sebagai Menteri
-
Kabinet Jokowi Jilid II, Ini 3 Kriteria Calon Menpora dari PBSI
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi