News / Nasional
Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:00 WIB
TKP Daycare Little Aresha Yogyakarta, Senin (27/4/2026). (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
  • Penyidik Polresta Yogyakarta memeriksa dosen UGM, Cahyaningrum Dewojati, sebagai saksi kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.
  • Cahyaningrum yang menjabat sebagai penasihat yayasan mengaku tidak mengetahui struktur organisasi maupun terlibat dalam operasional daycare tersebut.
  • Penyidik telah memeriksa 152 saksi, termasuk orang tua dan anak-anak korban, untuk mendalami kasus kekerasan di daycare tersebut.

Suara.com - Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Yogyakarta telah melakukan pemeriksaan terhadap dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM), Cahyaningrum Dewojati (CD) dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.

Pemeriksaan ini dilakukan guna mendalami keterangan yang bersangkutan terkait kasus dugaan kekerasan anak di tempat penitipan anak tersebut.

"Iya, dosen (CD) sudah kami panggil kemarin pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2026 dan beliau sudah hadir di Unit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta," kata Kanit PPA Satreskrim Polresta Jogja, Iptu Apri Sawitri saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Jumat (29/5/2026).

Adapun dalam struktur kepengurusan, CD diketahui tercatat memiliki posisi strategis di yayasan yang menaungi daycare tempat kejadian perkara.

Pemeriksaan ini merupakan pemanggilan perdana bagi sang dosen dalam kapasitasnya sebagai saksi. Dalam pemeriksaan tersebut, CD dimintai keterangan selaku penasihat di Yayasan Little Aresha.

Namun, berdasarkan keterangannya kepada penyidik, ia mengaku tidak terlibat maupun mengetahui struktur organisasi yayasan tersebut secara rinci.

"Beliau (CD) selaku penasihat di Yayasan Little Aresha. Namun dalam pemeriksaannya, beliau menyampaikan bahwa beliau tidak ikut campur atau tidak mengetahui terkait dengan struktur organisasi tersebut," ujarnya.

Selain itu, penyidik masih menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Disampaikan Apri, jumlah saksi yang telah diperiksa dalam kasus daycare tersebut terus bertambah.

Baca Juga: Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Hingga saat ini, penyidik telah meminta keterangan dari ratusan saksi yang terdiri dari orang tua korban maupun anak-anak yang menjadi korban.

"Kalau perkembangan kasus daycare yang kami saat tangani saat ini, sekarang kita sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 152 orang saksi ya. Di antaranya 124 orang tua korban, kemudian yang menjadi korban yaitu 144 anak," katanya.

Load More