Suara.com - Pimpinan DPR RI bersama pimpinan fraksi menggelar rapat badan musyawarah (Bamus). Rapat tersebut bertujuan membahas mengenai komposisi dan pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD).
Namun sejak dimulai siang hingga sore hari, Jumat (18/10/2019), rapat tersebut belum juga menemui titik temu.
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar menyebut antarfraksi masih membahas lebih lanjut soal pembagian kursi pimpinan di setiap komisinya.
“AKD lagi dibahas, belum tuntas,” kata Cak Imin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (18/10/2019)
Dikatakan Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, pembahasan tersebut masih belum belum disepakati.
“Belum, masih macet. Maksudnya masih tabrakan. Ini pengin sini, pengin sini,” sambungnya.
Terkait posisi PKB, Cak Imin selaku ketua umum mengaku tak memiliki target tertentu soal kursi pimpinan di komisi apa saja.
“Enggak ada target. Ini kesepakatan, musyawarah. Belum. Masih cocok-cocokan,” katanya.
Diketahui, berdasarkan agenda dari Kesetjenan DPR RI, rapat yang digelar pada Jumat (18/10/2019) membahas jumlah dan komposisi anggota tiap-tiap fraksi dalam AKD yang terdiri dari Bamus, Komisi, Baleg, Banggar, BAKN, BKSAP, MKD, BURT, Pansus, dan tim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim