Suara.com - Ketua Umum Perkumpulan Santri Pasundan Aceng Nasir mengklaim, wacana penggantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Pasundan bukan omong kosong.
Melalui akun Twitter miliknya, Jumat (18/10/2019), dia menjelaskan wacana perubahan nama Jabar menjadi Pasundan sudah dilakukan sejak 8 bulan lalu.
"Usulan perubahan nama Jabar menjadi Provinsi Pasundan yang sekarang mulai ramai, bahkan direncanakan ada kongres orang Sunda. Sudah kami gaungkan 8 bulan lalu di Alun-alun Limbangan disaksikan Bang Fadli Zon, dan tokoh Sunda Yuddy Chrisnandi," ungkap Aceng.
Dia juga menyebut Kongres Sunda akan dilakukan dalam waktu dekat. Kongres tersebut akan membahas perubahan nama Jawa barat menjadi Sunda atau Pasundan.
"Sarasehan penggantian nama Provinsi Jawa Barat sudah dimulai dua hari lalu di Gedung Pikiran Rakyat, adapun Kongres Urang Sunda akan segera di Laksanakan," kata Aceng.
"Jadi bagi yang menyebut agenda ini omong kosong perlu dipertimbangkan lagi ucapannya, pahamilah sejarah baru boleh berkilah," imbuhnya.
Wacana penggantian nama Jawa Barat ini sebenarnya sudah lama muncul. Gagasan itu bahkan telah coba digulirkan warga Sunda saat awal Provinsi Jawa Barat dibentuk.
Pada tahun 2009, pemikian itu kembali bergulir saat sebagian warga Sunda bersama tokoh dan sesepuh melakukan Deklarasi Provinsi Pasundan di Wisma Karya, Subang.
Tercatat pula di tahun 2012 dan 2013 diskusi pergantian nama Jawa Barat kembali terjadi. Bahkan saat itu usulannya telah disampaikan ke DPRD Jawa Barat.
Baca Juga: Istana Sebut 18 Mobil Mercy untuk Tamu Negara Gratis, Bukan Sewa Rp 1 M
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
Terkini
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!
-
KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi
-
Soal Isu Reshuffle Kabinet di Tengah Gejolak Geopolitik, Doli Kurnia: Pak Prabowo yang Tahu
-
Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap
-
Instruksi Prabowo: Kampus Harus Bantu Tata Ruang dan Perumahan Daerah
-
Respons Krisis Global hingga TNI Gugur di Lebanon, Parlemen RI Inisiasi Kaukus Perdamaian Dunia