Suara.com - Sri Mulyani Indrawati kembali mendapat kepercayaan mengisi jajaran Kabinet Jokowi Jilid II.
Ia menjadi orang pertama yang dipanggil ke Istana Kepresidenan jelang pengumuman kabinet pada Selasa (22/10/2019)
Wanita 57 tahun itu mengatakan dirinya kembali ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Keuangan.
"Beliau menugaskan saya untuk menjadi Menteri Keuangan lagi," kata Sri Mulyani di Istana Kepresidenan.
Sebelumnya, namanya santer disebut masuk bursa kandidat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian untuk periode 2019-2024.
Sosok Sri Mulyani selama ini dikenal sebagai ekonom andal.
Keahliannya di bidang keuangan dan perekonomian menjadikan dirinya dipercaya menduduki posisi-posisi penting di Indonesia bahkan di dunia hingga memperoleh beragam perhargaan.
Ini menjadi ketiga kalinya ibu tiga anak tersebut menjabat sebagai Menteri Keuangan setelah periode 2005-2010 dan 2014-2019. Ia juga sempat didaulat menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Atas capaiannya itu, banyak orang yang dibuat penasaran dengan kekayaan Sri Mulyani.
Ditelusuri Suara.com dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs resmi KPK tahun 2018, Sri Mulyani memiliki harta kekayaan sebesar 46.608.517.726.
Baca Juga: Nasdem Siap Jadi Oposisi, Pengamat: Itu Menandakan Kekecewaan
Bila dirinci, nominal fantastis tersebut berasal dari berbagai sumber. Aset tanah dan bangunan menjadi yang paling besar dimiliki Sri Mulyani dengan jumlah Rp 37.933.880.000.
Ia juga memiliki harta bergerak lainnya Rp 415.000.000, surat berharga senilai Rp 12.683.747.800 dan kas Rp 5.573.093. 926. Jumlah tersebut kemudian dikurangi utang sebesar Rp 9.997.204.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah