11. Jenderal (Purn) Fachrul Razi, Wakil Panglima TNI 1999—2000 Jenderal
Ketua Tim Bravo 5 pendukung Jokowi ini mengaku berdiskusi mengenai sumber daya manusia (SDM) saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Namun, dia tidak mengetahui pasti akan ditempatkan pada jabatan menteri apa.
"Saya diminta bergabung dalam Kabinet Kerja Jilid II, posisinya apa saya tidak tahu yang jelas banyak bercerita soal keamanan, pendidikan, masalah pembangunan SDM, saya sulit menebak SDM," kata Fachrul seusai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kerpesidenan, Jakarta, Selasa.
12. Abdul Halim Iskandar, politikus PKB; kakak kandung Muhaimin Iskandar
Halim diperkirakan menjadi menteri yang mengurusi desa.
"Hari ini diskusi agak banyak berbagai permasalahan masyarakat sektor ekonomi infrastruktur dan sosial yang pasti beliau paham saya orang Jawa Timur dan dari desa. Saya yakin beliau paham dan PKB sebagai pengusung Bapak Jokowi tegak lurus menyukseskan program," kata katanya.
13. Yasonna Laoly, Eks Menkumham; politikus PDIP
Dia mengaku diminta kembali untuk menduduki jabatan sebagai Menkumham untuk kedua kalinya.
"Saya baru menghadap Bapak Presiden, beliau meminta saya membantu dia kembali. Kami diskusi banyak meminta agar usulan dua omnibus law disampaikan beberapa waktu lalu pada pidato pertama di MPR bisa betul-betul diselesaikan segera dan kita berkoordinasikan dengan kementerian lembaga terkait," kata Yasonna.
Baca Juga: Dipanggil ke Istana, PKB Jatim Sebut Halim Cocok Jabat Menteri Ini
14. Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan era Jokowi-JK
Budi akan kembali menduduki jabatannya pada pemerintahan Jokowi - Maruf Amin.
"Tugas yang disampaikan Bapak Presiden, Indonesia dengan pulau-pulau yang banyak harus dipastikan terjadi konektivitas yang baik dan secara khusus bagaimana kita mendukung pariwisata dan mendukung dan bagaimana logistik bertambah baik. Jadi, saya ditugaskan melanjutkan tugas saya sebagai Menteri Perhubungan," katanya.
15. Sofyan Djalil, Menteri ATR/Kepala BPN 20142019
Sofyan Djalil diminta untuk kembali menduduki jabatan sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional 2019—2024.
"Saya sih rasanya masih melanjutkan pekerjaan yang belum selesai masalah agraria, masalah redistribusi, dan masalah reforma agraria," kata Sofyan Djalil.
16. Jenderal Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan.
Moeldoko yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) pada Kabinet Kerja Jilid I mengaku diminta Jokowi untuk menangani bidang yang sama seperti sebelumnya. Namun, dia enggan menyebutkan posisinya yang akan diumumkan oleh Presiden Jokowi.
“Kalau diumumkan sekarang enggak serem dong, besok saja. Intinya Presiden meminta untuk saya bisa membantu beliau dan saya siap melaksanakan tugas. Bidangnya tidak berubah,” katanya.
17. Tjahjo Kumolo, Eks Mendagri; politikus PDIP
Tjahjo kembali dipanggil oleh Presiden Jokowi untuk menjadi menteri. Namun, dia masih merahasiakan posisi jabatannya.
"Jabatan besok saja, saya tidak ingin mendahului," kata Tjahjo.
18. Bambang Brodjonegoro, Kepala Bappenas era Jokowi-JK
Presiden Joko Widodo meminta mantan Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro tersebut untuk meningkatkan daya saing ekonomi.
"Tadi Bapak Presiden ajak bicara, diskusi, fokus pada bagaimana kita memperkuat SDM di satu sisi. Akan tetapi, di sisi lain juga dalam waktu yang tidak terlalu lama kita harus meningkatkan daya saing perekonomian kita, baik di sektor industri, pertanian, maupun yang lainnya," kata Bambang.
19. Johnny G Plate, Sekjen NasDem
Dalam pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo, dia membahas tentang perkembangan start up business di Indonesia. Johnny diperkirakan menduduki Menteri Komunikasi dan Informatika.
"Berdiskusi tentang bagaimana pengembangan start up business, seperti unicorn, decacorn juga berbicara tentang regulasi perlindungan data-data pribadi dan juga yang berhubungan dengan data-data nasional yang kita butuh perlindungan," kata Johnny usai bertemu Presiden.
20. Agus Suparmanto, kader PKB
Pengusaha dan juga Ketum PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) tersebut mengaku ditugaskan untuk menangani sektor perdagangan oleh Presiden Jokowi.
"Arahan Presiden, nanti ditugaskan Presiden di unsur bidang ekonomi. Mungkin besok saja, pengumumannya. Jadi discuss berkaitan dengan komoditas dalam negeri, perdagangan luar negeri, internasional," kata Agus.
21. Teten Masduki, Koordinator Staf Khusus Presiden
Mantan aktivis anti-korupsi ini mengaku ditugaskan Presiden Jokowi untuk mengurus orang banyak, terutama terkait dengan ekonomi rakyat kecil.
"Bidang rakyat kecil, besok tunggu. Beliau punya concern memajukan ekonomi rakyat. Karena ini 'kan ekonomi kita ditopang ekonomi rakyat. Ingin dapat perhatian serius, kira-kira saya yang dianggap paling serius," katanya.
22. Dokter Terawan Agus Putranto, Kepala RSPAD dan dokter kepresidenan
Setelah resmi menerima amanah baru sebagai Menteri Kesehatan (Menkes) di kabinet baru Jokowi, dr Terawan menegaskan akan melepas semua jabatan, termasuk pensiun dari TNI.
"Saya tinggal semua, saya harus fokus untuk membantu Bapak Presiden dalam kabinet ini sehingga visi dan misi beliau bisa tercapai dengan baik," katanya.
23. Luhut Binsar Panjaitan, Menko bidang Kemaritiman pada era Jokowi JK
Luhut diperkirakan kembali menduduki Menteri Kordinator Kemaritiman. Hal ini karena Luhut Binsar Panjaitan yang sebelumnya menjabat sebagai Menko Kemaritiman pada Kabinet Kerja Jilid I diminta oleh Presiden Jokowi untuk menangani bidang kemaritiman dan investasi.
"Saya dipanggil Presiden di-brief untuk tugas saya ke depan, nanti menangani mengenai maritim dan investasi," kata Luhut.
***
Sebelumnya, pada hari Senin (20/10), Jokowi telah memanggil 11 nama. Mereka adalah:
1. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD
2. CEO dan pendiri Gojek Nadiem Makarim
3. Komisaris Utama NET Mediatama Televisi Wishnutama
4. Pendiri Mahaka Group Erick Thohir
5. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian
6. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto
7. mantan Menteri Sekretaris Negara Pratikno
8. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
9. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo
10. Komisaris PT Adhi Karya Fajrul Rachman
11. staf khusus Mensesneg Nico Harjanto
Pada Selasa (21/10), Komisaris PT Adhi Karya Fajrul Rachman mengatkan dirinya ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Juru Bicara.
Berita Terkait
-
Dipanggil ke Istana, Moeldoko Sebut Bidang Kerjanya Tidak Berubah
-
Dipanggil Jokowi, Bambang Brodjonegoro Bakal Tangani Pemindahan Ibu Kota
-
Pemkot Jakpus Sebut Tak Ada Anggaran untuk Pengadaan Foto Presiden
-
Berawal dari Pelantikan Jokowi, Surya Paloh Bakal Sambangi Kantor DPP PKS
-
Dokter Terawan Akan Lepas Semua Jabatan Setelah Dilantik Jadi Menkes
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!
-
ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!
-
Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!
-
Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump
-
Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!
-
Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis
-
Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga
-
Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita