Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin melihat Indonesia masih menjadi konsumen produk-produk halal. Dengan demikian, Ma'ruf ingin mendorong agar Indonesia bisa menjadi produsen produk-produk halal ke luar negeri.
Ma'ruf menuturkan, dalam prioritas kerjanya tentu ada pengembangan ekonomi kreatif dan ekonomi syariah. Salah satunya adalah mendorong tanah air menjadi salah satu negara produsen produk halal.
"Kita kan masih belum menjadi produsen halal. Kita masih menjadi konsumen," jelas Maruf di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).
Menurut Ma'ruf, pemerintah Indonesia harus bisa mengekspor produk halal dalam negeri.
"Kita balik ya, kita ingin menjadi pengekspor produk-produk halal ke berbagai negara. Ini yang ingin kita dorong," tandasnya.
Sebagai informasi, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengeluarkan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024. Dalam masterplan, Indonesia akan menjadi negara 10 besar produsen halal di dunia.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, Indonesia sementara ini hanya menjadi konsumen produk halal nomor satu di dunia. Karenanya, dengan adanya masterplan ini bisa mengubah dari konsumen menjadi produsen.
"Dengan adanya masterplan ini kami berharap Indonesia bisa masuk menjadi pemain utama, produsen industri halal global di 2024," kata dia di Kantor Bappenas, di Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).
Baca Juga: Jajal Bisnis Kecantikan, Yenny Wahid Luncurkan Kosmetik Halal
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP