Suara.com - Bupati Barito Kuala Noormiliyani terjebak asap kebakaran hutan di Desa Sungai Pantai Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala, Senin (28/10/2019). Mobil Toyota Alphard DA 1 M terjebak macet karena itu.
Noormiliyani ada di mobil itu. Dia terjebak macet, di salah satu Jalan Negara yang menghubungkan Kabupaten Batola dengan Kota Banjarmasin.
“Kabut asap pada pagi ini diprediksi karena adanya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Desa Sungai Pantai Minggu (27/10) kemarin,” ujar Akhmad salah satu warga Desa Sungai Pantai.
Berdasarkan pantauan Kanalkalimantan.com, mobil yang di tumpangi orang nomor satu di Batola ini nampak melaju perlahan mengingat pekatnya kabut asap yang terjadi. Namun kabut asap berangsur menghilang seiring dengan terbitnya sinar matahari menjelang siang hari.
Dihetahui hingga saat ini seluas 6.346 hektare hutan dan lahan di Kalimantan Selatan hangus terbakar, karhutla terluas terjadi di kawasan Tanah Laut dengan luas 1.234,35 hektare disusul kota Banjarbaru dengan luas 1.226 hektare dan Kabupaten Tapin seluas 969 hektare.
Sementara itu Kabupaten Batola sendiri adapun luas lahan yang terbakar se luas 308,4 hektare lahan hingga Minggu (27/10), adapun terdiri dari seluas 16 hektare kebakaran hutan dan 25 hektar lebih untuk kawasan lahan. dengan jumlah 77 kali kejadian.
Berita Terkait
-
BPBD Sebut Garut Dikelilingi Kebakaran Hutan
-
Relawan Tewas Tertimpa Dahan Pohon Saat Padamkan Karhutla di Ponorogo
-
Khofifah Sebut Pemadaman Karhutla di Jatim Butuh Helikopter Water Bombing
-
Asap Kebakaran Hutan Pekat Lagi, Sekolah di Palembang Libur 3 Hari
-
Asap Kebakaran Hutan di Palembang Parah! Siswa TK sampai SMP Dipulangkan
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten