Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memimpin upacara hari peringatan sumpah pemuda di lapangan silang selatan Monas, Jakarta Pusat. Aniee lantas menyinggung salah satu poin dalam sumpah pemuda, yakni soal bahasa.
Menurut Anies, poin ketiga sumpah pemuda itu merupakan poin paling penting. Poin tersebut menuliskan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
"Kalimat paling penting adalah merumuskan bahasa persatuan, bahasa indonesia. Bukan satu bahasa ya. Karena kalau satu bahasa tidak ada bahasa lain," kata Anies.
Anies menganggap poin itu membuat bahasa daerah lainnya selain bahasa Indonesia menjadi bisa berkembang. Selain itu meskipum banyak bahasa lain, bahasa Indonesia bisa menyatukan bangsa.
"Dengan adanya satu bahasa persatuan, maka begitu banyak hal di Indonesia diselesaikan dengan jauh lebih mudah," jelas Anies.
Dampak dari menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, kata Anies, masih terasa sampai sekarang. Segala permasalahan bisa diselesaikan dengan adanya bahasa persatuan.
"Ketika ada perselisihan antara kelompok di satu daerah, walaupun berbeda suku, semua pihak diundang untuk berunding, di ruang permusyawaratan itu, tidak diperlukan penerjemah. Karena semua pihak menggunakan bahasa Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR
-
Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti
-
Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK
-
Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu
-
Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini
-
Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur
-
Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses
-
Tragedi di Gorong-gorong Cipayung, 3 Pekerja Proyek Pipa Air Tewas Diduga Keracunan Gas
-
DPR Dukung Kortas Tipikor Bongkar Skandal Batu Bara: TNI-Polri dan Jaksa Harus Solid!