Suara.com - Kantor berita resmi pemerintah China Xinhua menyesalkan perusakan kantor bironya di Hong Kong yang membawahi wilayah Asia-Pasifik, Sabtu (2/11/2019).
Dalam pernyataan resmi di Beijing, Sabtu (2/11) malam, seorang juru bicara Xinhua, mengutuk tindak kekerasan tersebut.
Beberapa orang merusak fasilitas keamanan gedung, memecahkan pintu dan jendela kaca, serta mencoret dinding dengan kata-kata kotor, demikian Global Times.
Para pelaku juga melempar bom api dan bom cat ke dalam lobi sebagaimana laporan harian terkemuka di China itu.
Sebagai kantor berita resmi China yang berpengaruh secara global, sebut jubir, Xinhua berkomitmen menjalankan tugas menyampaikan informasi secara tepat, terpercaya, dan komprehensif kepada para audiens, baik di dalam maupun di luar negeri.
Tindakan para pelaku tersebut menjadi momentum betapa penting dan mendesaknya bagi Hong Kong untuk segera mengakhiri kekerasan guna memulihkan situasi, demikian pernyataan jubir.
"Kami sangat mendukung pemerintah Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong dan pihak kepolisian untuk menghentikan kekerasan dan kekacauan ini sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Kami juga merasa yakin bahwa perlakuan ilegal akan dikecam oleh semua kelompok masyarakat di Hong Kong," tambah jubir Xinhua.
Situasi di Hong Kong sampai saat ini masih belum pulih dan gelombang unjuk rasa masih terus terjadi. (Antara/Reuters)
Baca Juga: Demo di Hong Kong Kembali Ricuh, Kantor Media China Dirusak
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499
-
Soal Begal Takut Tentara, DPR Ingatkan Proses Pidana Tetap di Tangan Polisi
-
Di Tengah Kenaikan Harga BBM, Bisakah Sampah Plastik Menjadi Sumber Energi Alternatif?
-
Menkes Minta RS dan Klinik Jujur Isi Sensus Ekonomi: Jangan Takut Data Dipakai untuk Pajak
-
Siapa 26 Tokoh Terlibat Korupsi MBG? Elza Syarief: Masih Tunggu Izin Sony Sonjaya
-
Tolak Tambahan Cukai, Koalisi Sipil Gelar Demo 'Rokok Murah' di Depan Kemenkeu
-
Gak Kapok! Bupati Muara Enim Edison Kembali Jadi Tersangka KPK di Kasus Suap BPK
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?