Suara.com - Unjuk rasa di Hong Kong terus memperlihatkan tensi yang tinggi. Kali ini sebuah kantor berita China ikut terkena imbas kerusuhan tersebut.
Dilansir dari The Guardian pada Minggu (3/11/2019), para pengunjuk rasa telah merusak kantor berita resmi China, Xinhua untuk kali pertama. Demo anti-pemerintah ini telah berlangsung selama berbulan-bulan.
Media lokal melaporkan terjadinya kebakaran di lobi kantor Xinhua di distrik Wan Chai. Jendela dirusak dan pecahan kaca berserakan di lantai.
Massa juga melakukan vandalisme, membuat tulisan di dinding bangunan itu. Belum diketahui apakah saat terjadi perusakan ada orang di dalam gedung.
Para pengunjuk rasa menargetkan bank-bank dan pusat bisnis China yang dianggap memiliki hubungan dengan Beijing.
Demonstrasi menentang kekuasaan China di Hong Kong kembali terjadi pada Sabtu (2/11/2019). Massa turun ke jalan di daerah perbelanjaan elite, Causeway Bay.
Orang-orang meneriakkan slogan-slogan pro-demokrasi hingga akhirnya demo berakhir ricuh. Pengunjuk rasa juga melempari petugas keamanan dengan bom molotov.
Sementara, polisi menembakkan gas air mata dan menggunakan meriam air untuk membubarkan demonstrasi.
Polisi anti-huru-hara pun menyisir dan menangkap demonstran. Mereka mengeluarkan peringatan bahwa demo itu ilegal.
Baca Juga: Iwan Bule Berkomitmen Teruskan Program Pengurus PSSI Terdahulu
Dilaporkan bahwa lebih dari 3.000 orang telah ditahan dalam aksi protes tersebut.
Protes anti-pemerintah dimulai sejak awal Juni atas rencana ekstradisi ke daratan China. Seiring berjalannya aksi, massa berubah menjadi gerakan yang membuat tuntutan lain, termasuk mendesak diadakan pemilu untuk para pemimpin Hong Kong.
Kerusuhan ini telah menjerumuskan Hong Kong ke dalam krisis terburuk sejak Inggris menyerahkan wilayah itu kembali ke China pada 1997.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
Terkini
-
Klaim Bawa Kabar Gembira ke Istana, Kepala BGN Mau Lapor Efisiensi Anggaran ke Prabowo
-
Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit
-
Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?
-
Kejar Tayang IKN 2028, Basuki Minta Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun ke DPR
-
Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Rp 6,27 Triliun, Pagu Kemendagri 2027 Jadi Rp 10,93 Triliun
-
Bereskan Dapur MBG, Mensesneg Targetkan Evaluasi Total Selesai Sebulan
-
Apakah Senin 15 juni 2026 Libur Cuti Bersama? Hari Kejepit, Ini Putusan SKB 3 Menteri
-
Bahan Pokok Naik tapi Rokok Dimurahkan, Koalisi Sipil Geruduk Kemenkeu Protes Kebijakan Purbaya
-
Klaim Serang 18 Pangkalan Militer AS, Iran Ancam Washington: Kawasan Ini akan Jadi Neraka!
-
Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan BBM Nonsubsidi Sulit Ubah Keputusan Pemerintah