Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi keputusan Deddy Mizwar yang memilih pindah ke Partai Gelombang Rakyat (Gelora).
Melalui akun pribadi Twitter-nya @ferdinandHaean2, Ferdinand berterima kasih kepada Deddy Mizwar atas kontribusinya pada Partai Demokrat.
Ia me-mention langsung akun Twitter milik mantan Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut.
Ferninand kemudian mengatakan, kepindahan Deddy Mizwar sama sekali tidak mempengaruhi stabilitas partai.
Bahkan, menurut Ferdinand, anggota Partai Demokrat juga tidak merasa kehilangan dengan keputusan Deddy Mizwar.
"Kami tetap mengucapkan terima kasih kepada Deddy Mizwar pernah berada di Partai Demokrat dan sekecil apa pun pengabdiannya. Namun kami tegaskan, Partai Demokrat tidak merasa terganggu sama sekali dan tidak merasa kehilangan @Deddy_Mizwar_," cuit Ferdinand Hutahaean, Sabtu (8/11/2019).
Sebelumnya diketahui, Deddy Mizwar membenarkan dirinya bakal segera bergabung ke Partai Gelora, besutan Fahri Hamzah dan Anis Matta. Deddy Mizwar mengatakan, penandatanganan akta keanggotaan akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Besok tanda tangan aktanya, belum bisa berbicara banyak, kalau tiba-tiba ada bom kan enggak jadi,” kata Deddy kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).
Terkait bergabungnya ke Partai Gelora, Deddy Mizwar memastikan telah mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Pengunduran diri tersebut disampaikan Deddy Mizwar melalui surat.
Baca Juga: Buntut Pilpres, Wali Kota di Bolivia Dianiaya Demonstran
“Sudah, (surat pengunduran diri) sudah dikirim, tapi kan tidak perlu ngomong-ngomong lah,” kata Deddy.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa