Suara.com - Polisi dari Polsek Somba Opu, Polres Gowa pada Minggu (10/11/2019) mengumumkan berhasil mengamankan seorang mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar yang disangka telah memasang kamera pengintai dalam toilet kampus.
Pelaku yang berinisial AA ditangkap sejak 7 November 2019 lalu. Modus pelaku memasang satu buah kamera aksi di depan toilet dan kamera ponsel di plafon toilet kampus.
"Iya (AA mahasiswa UIN Alauddin Makassar), Fakultas Syariah dan Hukum semester 5 masih aktif," kata Kapolsek Somba Opu, Kompol Syafei seperti dilansir dari Kabar Makassar - salah satu media jaringan Suara.com.
Syafei menjelaskan bahwa AA ditangkap di bundaran Samata, Gowa, Kamis (7/10/2019). AA, kata polisi, mengakui kamer aksi dan handphone tersebut miliknya. AA mengaku setiap jamnya pelaku mengambil kamera dan handpone untuk melihat hasil gambar.
"Aksi pertama dan kedua itu diketahui para mahasiswa yang menuju ke toilet untuk mengambil air wudu dan buang air kecil," ungkap Syafei.
Di hadapan polisi, pelaku mengaku mengaku melakukan hal tersebut untuk memuaakan nafsu seksnya.
"Hanya untuk kasih puas saja pak, karena sering nonton film porno," ungkap AA, yang juga merupakan mahasiswa asal Kabupaten Sinjai tersebut.
Pelaku AA disangkakan melanggar Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat 1 huruf d dan atau Pasal 35 Jo Pasal 9 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman paling tinggi 12 tahun penjara.
Sementara itu Kampus UIN Alauddin belum mengeluarkan pernyataan resmi untuk memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.
Baca Juga: Geger Siswa MP UIN Dianiaya Senior, Digebuki hingga Sundut Rokok di Lidah
Berita Terkait
-
Kunjungan ke Makassar, Gus Ipul: Siswa Sekolah Rakyat Lebih Percaya Diri dan Berprestasi
-
Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?
-
Orang Kencing Sembarangan Makin Tak Terkendali, Walkot New York Mau Bangun Toilet Rp62 Miliar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat