Suara.com - Dilantiknya Jenderal Idham Azis sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia meninggalkan kekosongan pada jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.
Kekinian, Idham bersama Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi sedang melakukan pembahasan terkait posisi tersebut. Pasalnya, beberapa persyaratan harus dipenuhi bagi Pejabat Tinggi yang nantinya ditunjuk mengisi kursi Kabareskrim Polri.
"Saya kira Pak Kapolri dan tim Wanjakti itu akan melakukan proses dalam menentukan mutasi, termasuk Kabareskrim. Proses itu kan melihat trackrecord kemampuan, integritas semua perwira tinggi yang ada di lingkungan Polri," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen M Iqbal di Bareskrim Polri, Senin (11/11/2019).
Disebutkan Iqbal, semua jenderal bintang dua dan bintang tiga berpeluang mengisi jabatan tersebut. Namun, dua nama seperti Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Ari Dono Sukmanto dan Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen Moechgiyarto tak bisa dicalonkan.
"Semua bintang dua dan bintang tiga di Polri memiliki peluang. Kecuali pak Wakapolri dan Pak Irwasum tidak mungkin lagi jadi Kabareskrim meskipun sudah bintang tiga," sambungnya.
Sebelumnya, Iqbal menyebut, penujukan jabatan Kabareskrim menjadi hak preogratif Idam selalu pimpinan di Korps Bhayangkara tersebut. Tentunya, juga akan melewati Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri.
"Insyaallah (pekan ini), itu kan hak preogratif beliau tapi kan ada mekanismenya, harus ada Wanjakti yang dipimpin Kapolri dan staf," kata Iqbal di Mabes Polri, Selasa (5/11/2019).
Berita Terkait
-
Kapolri Beri Kuota Khusus Lulusan Madrasah Aliyah untuk Calon Anggota
-
3 Tahun Jabat Kabid Humas Polda, Argo Yuwono Diangkat jadi Karopenmas Polri
-
Cegah Radikalisme Masuk Desa, Kapolri Idham Harus Kuatkan Bhabinkamtibmas
-
Disebut Bawaan Tito, Idham Azis: Patung Pancoran Diam Aja Banyak Gak Suka
-
Tito Karnavian: Idham Azis Tak Mau jadi Kapolri
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka