Suara.com - Pembunuhan Cathleen Krauseneck terungkap setelah kasusnya bergulir selama 37 tahun. Cathleen Krauseneck dibunuh saat berusia 29 tahun, tepatnya 19 Februari 1982 di New York Amerika Serikat.
Cathleen Krauseneck dibunuh dengan sadis, kepalanya dihantam kampak hingga tengkoraknya pecah. Dia dibunuh di rumah keluarganya.
Di tahun 1982, polisi menyelidiki kasus tersebut. Sampai pada kesimpulan Cathleen Krauseneck dibunuh oleh perampok. Namun perampoknya tidak juga tertangkap.
Suami James Krauseneck Jr pun sempat bersaksi, juga anaknya. Pembunuhan dilakukan perampok karena terlihat kaca kamar Cathleen Krauseneck pecah dari luar.
Namun tahun 2016, FBI menemui bukti baru. Dalam kurun waktu 1982 sampai 2016 itu, ternyata polisi terus mengusut pembunuhan misterius itu.
Sampai pada bukti itu mengarah ke suami Cathleen Krauseneck sendiri, James Krauseneck Jr. James Krauseneck Jr pun dituduh melakukan pembunuhan tingkat dua sehubungan dengan pembunuhan 1982 atas istrinya.
Kini James Krauseneck Jr sudah berusia 67 tahun. Hanya saja Dia dibebaskan dengan jaminan 100 ribu dolar AS.
“Lebih dari 37 tahun yang lalu, Sara Krauseneck kehilangan ibunya dan Jim Krauseneck kehilangan istrinya. Hari ini menandai tragedi lebih lanjut. Jim didakwa atas pembunuhan Cathleen." kata pengacara Krauseneck Michael Wolford dan William Easton. (People/Ditha)
Baca Juga: Misteri Perkosaan dan Pembunuhan Sadis Gadis 29 Tahun Silam Belum Tersibak
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK