- Pemerintah bentuk Satgas untuk percepat pemulihan pascabencana di Sumatra.
- Tim Pengarah Satgas gelar rapat perdana siapkan rencana aksi dan prioritas.
- Rapat besar bersama Tim Pelaksana akan digelar untuk samakan mekanisme kerja.
Suara.com - Pemerintah mulai menggerakkan langkah awal percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra. Menindaklanjuti Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 2026, Tim Pengarah Satuan Tugas atau Satgas menggelar rapat perdana untuk membahas penugasan langsung dari Presiden.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, yang memimpin rapat tersebut, mengatakan bahwa fokus utama adalah menyiapkan tugas-tugas strategis sebelum disampaikan kepada Tim Pelaksana di lapangan.
“Di dalam rapat perdana ini, kita mendiskusikan tentang penugasan yang diberikan oleh Bapak Presiden. Kami akan menyiapkan hal-hal yang menjadi tanggung jawab Tim Pengarah,” kata Pratikno usai Rapat Tingkat Menteri di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Prioritaskan Mekanisme Kerja
Langkah berikutnya, pemerintah akan menggelar rapat besar yang mempertemukan Tim Pengarah dan Tim Pelaksana pada Kamis, 15 Januari 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan prioritas dan mekanisme kerja.
"Nanti pada tanggal 15, kami selaku Tim Pengarah akan menyampaikan hal-hal apa saja yang harus diprioritaskan oleh Tim Pelaksana," ujar Pratikno.
Sesuai Keppres, Tim Pengarah memiliki mandat untuk menetapkan rencana induk, menyusun rencana aksi, serta melakukan monitoring dan evaluasi.
"Kami harus melaporkan minimal dua bulan sekali kepada Bapak Presiden," katanya.
Tim Pengarah Satgas ini terdiri dari 10 pejabat tinggi negara yang ditunjuk langsung oleh Presiden, termasuk Menko PMK, Menko Polhukam, Menko Pangan, Menteri Keuangan, Panglima TNI, dan Kapolri.
Baca Juga: Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang