Suara.com - Seorang mahasiswi asal Cina bernama Deng menemui ajalnya dengan cara yang tragis. Ia terjatuh dari atas gunung di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut lantaran keasyikan mengambil foto sendiri (selfie).
Suara.com mengutip dari World of Buzz, Selasa (12/11/2019), Deng berjalan di tepian tebing Hua Shan demi bisa mendapatkan pemandangan terbaik untuk selfie.
Setelah mengambil banyak foto, Deng mengunggahnya ke akun media sosial dan mengirimnya kepada teman-temannya.
Namun, hingga siang hari, teman-teman dan keluarga kehilangan kontak dengan Deng. Keluarga dan pihak kampus langsung menghubungi pengelola Hua Shan untuk melakukan pencarian.
Seusai dilakukan investigasi, keberadaan Deng berhasil diketahui melalui rekaman kamera pengawas yang berada di sekitar Hua Shan.
Dari rekaman tersebut, terlihat Deng berada di tepian tebing sembari selfie dan tergelincir lantaran tanah kondisi tanah yang tidak stabil.
Selain itu, pagar pembatas yang dibangun mengitari tebing Hua Shan juga kurang dari setengah tinggi orang dewasa sehingga tak mampu menahan tubuh Deng yang tergelincir.
Pihak keluarga menuntut pengelola agar bertanggungjawab penuh atas kematian gadis malang itu.
Namun, pihak pengelola menolaknya dan menyatakan bahwa Deng terjatuh dari tebing karena kehilangan keseimbangan saat mengambil selfie.
Baca Juga: Kangen Ingin Telepon Keluarga, Agus Maling Ponsel di Musala
Meski demikian, pihak pengelola bersedia memberikan bantuan kemanusiaan sebesar 40.000 yuan kepada keluarga yang sedang berduka atas peristiwa tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!