- Banjir 50 cm merendam Kebon Pala, Jakarta Timur, pada Jumat (20/2/2026), memaksa evakuasi seorang bayi.
- Ditpolairud Polda Metro Jaya mengerahkan tim SAR menggunakan perahu karet untuk evakuasi dan pengamanan barang warga.
- Hujan deras menyebabkan 61 RT dan enam ruas jalan tergenang, dengan dampak terparah di Cilandak Timur mencapai 120 cm.
Suara.com - Banjir setinggi sekitar 50 sentimeter merendam permukiman warga di Kebon Pala, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). Seorang bayi terpaksa dievakuasi saat air terus menggenangi rumah-rumah warga.
Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya langsung mengerahkan tim SAR ke lokasi begitu menerima laporan kenaikan genangan akibat hujan deras.
Petugas mengevakuasi bayi ke tempat yang lebih aman serta membantu warga memindahkan sepeda motor agar tidak terendam lebih dalam. Evakuasi dilakukan menggunakan dua unit perahu karet dan satu unit skiff boat yang dilengkapi tiga mesin tempel.
Selain itu, personel juga dibekali perlengkapan keselamatan seperti life jacket dan ring buoy untuk mendukung proses penyelamatan.
Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Mustofa mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah mendapat informasi kondisi di lapangan.
“Personel kami langsung turun dan melakukan evakuasi warga serta membantu mengamankan barang-barang berharga milik masyarakat,” ujar Mustofa kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).
Hingga kini, personel masih bersiaga di lokasi untuk membantu warga dan mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air.
Berdasar data BPBD DKI Jakarta terdapat 61 RT dan enam ruas jalan tergenang akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak dini hari pada Jumat (20/2/2026).
Kondisi cukup parah terjadi di Kelurahan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, di mana air merendam pemukiman dengan ketinggian mencapai 80 hingga 120 sentimeter.
Baca Juga: Bantuan Sembako Diaspora Aceh Nyangkut di Bea Cukai, Dasco: Kasih Dispensasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus