Suara.com - Warga negara Malaysia bernama Osman bin Mukiban (45) dibekuk anggota Polsek Percut Sei Tuan saat hendak bertransaksi sabu, di salah satu hotel di Medan, Sumatera Utara. Osman diketahui menginap di kamar nomor 1101.
Osman yang mengenakan baju tahanan bersuara pelan saat ditanya Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Dadang Hartanto, pada Jumat (29/11/2019). Ia lebih banyak menundukkan kepalanya saat sejumlah jurnalis mengarahkan kamerannya ke arah tersangka.
“Pengakuannya baru sekali ini melakukannya,” kata Dadang seperti diberitakan kabarmedan.com - jaringan Suara.com, Sabtu (30/11/2019).
Dari penangkapan tersebut, polisi mendapatkan barang bukti 1 kilogram sabu di dalam bungkus warna kuning bertuliskan Guan Yin Wang.
“Jadi tersangka datang ke Medan lewat bandara. Rencananya ia akan menawarkan barang itu (sabu-red) di Medan,” ujarnya.
Selain Osman, petugas juga menangkap lima tersangka lainnya. Mereka di tangkap di beberapa tempat berbeda.
Kelima tersangka, yaitu Syukri (25) Saryulis (20) warga Langkahan, Aceh Utara, Kamarudin (36) warga Peurlak, Aceh Timur, Deni Irawan (39) warga Kendari, dan Hasana S (27) warga Sunggal, Deli Serdang.
“Dari tersangka disita barang bukti 10 kilogram sabu,” ungkapnya.
Menurut Dadang, komplotan ini sudah beroperasi melewati beberapa wilayah di Indonesia, seperti Medan, Surabata, dan Palu.
Baca Juga: Polisi Cokok Pengedar Narkoba di Tambora, Sita 24 Klip Plastik Sabu
Sementara sumber barang buktinya, pihaknya sudah mengidentifikasi berasal dari Pekanbaru, Batam, dan Medan.
Dalam aksinya, para pelaku menggunakan beberapa cara. Mulai dari membungkusnya dengan oatmeal (bubuk bubur), sepatu, hingga kepemilikan 13 kartu identitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa