Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendukung penambahan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota. Anies mengatakan alat tersebut bisa mengurangi jumlah pelanggaran lalu lintas.
Anies mengatakan pihaknya mengapresiasi inovasi yang dilakukan Polda Metro Jaya. Menurutnya, dengan adanya kamera tilang elektronik, maka masyarakat akan lebih tertib dalam berkendara.
"Kita ingin ke depan dengan alat ini tingkat ketertiban meningkat dan jumlah pelanggaran menurun," ujar Anies di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (5/12/2019).
Selain itu, Anies menyebut dengan mendorong ketertiban lalu lintas maka keselamatan di jalan akan terwujud.
Dengan adanya penegakan penilangan elektronik, Anies berharap masyarakat beralih ke angkutan umum.
"Ini penting untuk membuat banyak warga menambah masuk ke kendaraan umum," jelasnya.
Mantan Mendikbud itu kemdian berharap pada pihak kepolisian bisa memanfaatkan inovasi ini sebaik mungkin. Ia juga meminta agar masyarakat bisa bekerja sama dengan menaati aturan lalu lintas yang ada.
"Kami dukung penuh ini, ini semua dari Jakarta dan untuk warga Jakarta, kita semua kerja sama-sama untuk warga Jakarta," pungkasnya.
Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menambah kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik sejumlah 105 kamera di ruas jalan di Jakarta. Pemasangan tersebut akan dilakukan hingga penghujung tahun 2020.
Baca Juga: Telat Serahkan RAPBD, Kemendagri Ultimatum Anies Lewat Surat
Sejauh ini baru terpasang sedikitnya 12 kamera tilang elektronik di sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan MH Thamrin. Selanjutnya, polisi akan menambah sebanyak 45 kamera pada tahun 2019, sehingga total kamera ETLE menjadi 57 kamera.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menyebut, pihaknya akan kembali menambah sebanyak 48 kamera tilang elektronik pada tahun 2020. Pemasangan tersebut akan berkoordinasi dengan Kadishub DKI Jakarta.
"Tahun ini akan ditambah lagi 45 (kamera) ETLE yang akan dipasang di ruas-ruas jalan yang sudah dikoordinasikan antara Dirlantas Polda Metro Jaya dan Kadishub DKI Jakarta. Tahun 2020 akan ditambah juga 48 (kamera) ETLE," ujar Gatot di Polda Metro Jaya, Kamis (5/12/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar