Suara.com - Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Ari Ashkara dari jabatan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk mendapat dukungan dari banyak pihak. Tak terkecuali dari Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI).
Mereka menyambut baik keputusan tersebut hingga mengirimkan karangan bunga ke Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai bentuk sukacita.
Foto-foto karangan bunga itu ramai dibagikan warganet melalui jejaring Twitter. Kebanyakan dari karangan bunga itu dikirim oleh IKAGI dan Keluarga Karyawan Garuda Indonesia.
Tak hanya kepada Erick Thohir, mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Beacukai yang telah menyelamatkan nasib Garuda untuk ke depannya sehingga bersih dari oknum tak bertanggung jawab.
Lebih jelasnya, berikut lima potret sukacita karyawan Garuda selepas pencopotan Ari Ashkara.
1. Kami mendukung Menteri BUMN atas pemecatan terhadap Direktur Utama Garuda Indonesia. Keluarga Karyawan Garuda Indonesia.
2. Terima kasih Pak Erick Thohir dan Ibu Sri Mulyani & Beacukai yang sudah menyelamatkan Garuda dari pimpinan yang tidak punya integritas. Yayasan Awak Kabin Indonesia.
3. Terima kasih Pak Erick Thohir, Garuda Indonesia tidak butuh direktur kaleng-kaleng. Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia.
4. Terima kasih Pak Erick Thohir, gaji Dirut Garuda harusnya cukup kok buat beli Harley. Asosiasi Awak Kabin Garuda Indonesia.
Baca Juga: Ditinggal Sopir Kencing, Mobil Jalan Sendiri dan Terjun ke Kali Gajah Wong
5. Ayo bersih-bersih BUMN, Bravo BUMN. Kami mendukungmu. Keluarga Karyawan Garuda Indonesia.
Untuk diketahui, Menteri BUMN mengambil sikap tegas, mencopot Dirut PT Garuda Indonesia Ari Askhara lantaran kasus penyelundupan barang mewah Harley Davidson dan sepeda Brompton.
"Dengan ini saya akan memberhentikan direktur utama Garuda," kata Erick Thohir dalam Konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019).
Kendati demikian, pelepasan jabatan Ari Askhara harus menunggu proses RUPS, karena Garuda merupakan salah satu perusahan terbuka.
"Dan tentu proses dari ini ada prosedurnya, mengingat Garuda perusahaan terbuka," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar