Suara.com - Rombongan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem Ahmad Ali mengalami kecelakaan beruntun di kawasan Jalan Trans Kalimantan Km 10 Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu (7/1/2019).
"Benar, tapi tidak ada apa-apa hanya satu orang supir yang mengalami luka riangan, dan ada kurang lebih lima buah mobil iring-iringan yang mengalami rusak bagian depan dan belakang akibat berhenti mendadak, jadi kaget," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Kapuas Wahyudinata seperti dikutip dari Antara.
Dia menyebut, penyebab kecelakaan beruntutn itu bus yang ditumpangi rombongan kader Partai Nasdem itu ingin menghindari sebuah mobil yang berlawan arah yang ingin menuju Palangka Raya.
"Informasinya seperti itu, lalu rombongan yang berada di depan kaget melakukan rem secara mendadak, kemudian yang berada di belakang menghantam yang di depan," kata dia.
Selain Ahmad Ali, rombongan mobil tersebut berisi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darlant Atjeh dan beserta pengurus partai Nasdem lainnya.
"Rombongan rencananya ingin ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan dalam rangka safari konsolidasi partai, semacam road show ke seluruh Kalimantan, dalam rangka menghadapi Pilkada serentak 2020," ucapnya.
Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, usai kejadian tersebut, rombongan yang mengalami kecelakaan langsung menuju ke rumah jabatan Bupati Kapuas Jalan Sudirman Kuala Kapuas melakukan silahturahmi ramah tamah dengan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat.
Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan ke Banjarmasin, untuk melakukan safari konsolidasi Partai NasDem di daerah setempat.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Kapuas AKP Abdul Wakid saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya mengaku, bahwa belum menerima laporan kejadian kecelakaan tersebut.
Berita Terkait
-
Jemput Ortu di Pasar, Aisah Tewas Tergilas Kontainer, Kondisi Kepala Pecah
-
Bus Rombongan Guru TK Terjung ke Jurang, Berikut Nama-nama Korban
-
Bus Rombongan Guru TK Terperosok ke Jurang
-
Mobil PNS Adu Banteng, Satu Pemotor Tewas, Korban Lain Patah Kaki
-
Ditinggal Sopir Kencing, Mobil Jalan Sendiri dan Terjun ke Kali Gajah Wong
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL