Suara.com - Universitas Gadjah Mada dan Dewan Pers menjalin kerja sama. Kerja sama tersebut diwujudkan dalam penandatanganan nota kesepahaman bersama antara kedua belah pihak yang ditandatangani oleh Rektor UGM, Panut Mulyono, dan Ketua Dewan Pers, M. Nuh, di Kantor Dewan Pers Jl Kebon Sirih 32-34 Jakarta, Selasa (10/12).
Kerja sama antara UGM dengan Dewan Pers antara lain meliputi bidang Pengembangan Pendidikan Pers Pancasila, Pembinaan dan Pemberdayaan Pers Mahasiswa, dan Pendidikan mengenai Penyelesaian Sengketa Pers.
Ketua Dewan Pers, M. Nuh, mengatakan, Dewan Pers ikut bertanggung jawab dalam meningkatkan kemerdekaan pers yang berkualitas. Salah satu hal yang menentukan berkualitasnya pers Indonesia tersebut di antaranya ditentukan dari kompetensi para jurnalis.
“Kualitas pers ditentukan oleh kompetensi dari para jurnalisnya dan itu ditentukan sejak ia belajar menjadi mahasiswa. Kita mengapresiasi UGM karena menjadi inisiator pengembangan pendidikan pers mahasiswa,”kata Nuh.
Rektor UGM, Panut Mulyono mengatakan, UGM sebagai institusi pendidikan selalu mengingatkan agar para pegiat pers khususnya pers mahasiswa untuk kritis, namun terarah dalam melakukan aktifitas. Di sinilah peran Dewan Pers sangat diperlukan untuk membuat kehidupan pers di kampus lebih semarak lagi.
Sementara itu, Dirjen Informasi Komunikasi Publik (KIP), Widodo Muktiyo, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan MoU antara Dewan Pers dengan perguruan tinggi, termasuk UGM, menjadi sangat penting karena banyak media yang kompetensi jurnalisnya sering diragukan.
"Kerja sama ini diharapkan bisa menjadi jembatan hubungan media dengan dunia kampus," ujar Widodo.
Berita Terkait
-
Dewan Pers Sebut Kesejahteraan Wartawan di Lampung Masih Rendah
-
Ramai Wacana Tambah Masa Jabatan Presiden, Pengamat UGM: Buang-Buang Waktu
-
Menuju Desa Inklusif 2020, UGM Gelar Diskusi Pelibatan Kaum Disabilitas
-
Terkenal Jadi Pembuat Biskuit TNI, Kini Sardjito Bergelar Pahlawan Nasional
-
Sardjito Rektor Pertama UGM Dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara