Suara.com - Andi Purwanto (33), seorang driver taksi online menjadi sasaran komplotan perampok bersenjata. Saat dirampok, leher korban dijerat dengan menggunakan tali dan di tubuhnya ditusuk senjata tajam.
Aksi perampokan sadis ini terjadi di Jalan Sukarno Hatta Km 17, Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Binjai Timur, Sumatra Utara pada Kamis (12/12) sekitar pukul 19.45 WIB.
Awalnya, korban mendapat orderan melalui aplikasi dengan tujuan Binjai Super Mall. Kemudian korban menjemput pelaku di daerah Pancing, Medan.
Namun, saat tiba di lokasi, salah satu pelaku menarik leher korban dengan menggunakan tali. Sementara, satu pelaku lainnya menusuk korban.
"Korban mengalami robek di kuping bagian kanan, luka robek di bagian pelipis sebekah kanan, luka robek di siku tangan sebelah kanan, luka robek di telapak tangan sebelah kanan," kata Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Siswanto Ginting seperti dilansir dari Kabarmedan.com--jaringan--Suara.com, Jumat (13/12/2019).
Selanjutnya, pelaku menurunkan korban dan membawa kabur satu unit mobil Calya BK-1710-HZ, satu unit ponsel, dompet berisikan uang tunai, SIM, KTP, dan STNK mobil milik korban.
Korban berteriak minta tolong saat diturunkan pelaku. Selanjutnya, korban mendatangi Polsek Binjai Timur.
"Pelaku sempat dikejar saksi. Kedua pelaku kabur dan mobil yang dibawa masuk parit. Mobil tersebut sudah diamankan. Kasus ini masih dalam penyelidikan," katanya.
Baca Juga: Butuh Duit Rp 180 Ribu Buat Servis Laptop, FP Akui Gorok Sopir Taksi Online
Berita Terkait
-
Pegang Senpi, 2 Driver Ojol Nyambi Rampok Indomaret di Tangerang
-
Rampok Mobil Muatan Telur Ayam, Polisi Bekuk Tiga Perampok Bersenpi
-
Rampok Harta WN Singapura, Sopir Taksi Online Gadungan Dibekuk Polisi
-
Rampok Pemerkosa Bidan: Anak Korban Nangis Jadi Saya Panik
-
Kerja 8 Tahun Jadi Sopir, Ruslan Nekat Rampok Rumah Majikan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Sidak Proyek Flyover Latumenten, DPRD DKI Soroti Penyempitan Lajur Picu Macet Parah
-
Kekerasan Aparat yang Berulang: Mengurai Jejak Pola Serupa dari Kasus Gamma hingga Arianto
-
Skandal Sertifikat K3: KPK Endus Aliran Uang Haram ke Pejabat Kemnaker dalam Penerbitan SKP
-
Program Bang Jasri Digelar Serentak, Polisi Bersih-Bersih Masjid dan Bagikan Takjil Selama Ramadan
-
Detik-detik Pajero Hantam JakLingko Setelah Seruduk Tiga Motor di Persimpangan Cilandak
-
Trauma Dihajar Oknum Aparat, 3 Pegawai SPBU Cipinang Takut Masuk Kerja: Dia Panggil Nama Saya
-
Danantara Gandeng Arm Limited, Indonesia Siap Jadi Produsen Chip!
-
Balita 3 Tahun di Sragen Dianiaya Ayah Kandung, Pemerintah Asesmen Pengasuhan KakekNenek
-
Kronologi Penangkapan Komplotan Curanmor Bersenpi di Jakbar: Polisi Sita Senjata Rakitan
-
KPK Ajukan Penundaan Sidang Praperadilan Gus Yaqut, Ini Alasannya