Suara.com - Palang Merah Indonesia (PMI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke XXI tahun 2019 di Jakarta. Munas XXI mengangkat tema “Kerja Bersama untuk Kemanusiaan” yang berarti PMI bekerjasama dengan pemerintah, pihak swasta dan masyarakat untuk melakukan tugas-tugas kemanusiaan.
“Tema ini mengedepankan PMI bekerjasama dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat sesuai mandat utama PMI yaitu auxilary to the Government atau membantu pemerintah dalam kerja kemanusiaan,” kata Sasongko Tedjo selaku Ketua Penyelenggara Munas XXI PMI dalam keterangannya, Sabtu (14/12/2019).
Munas merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi PMI yang dilaksanakan setiap lima tahun. Munas akan diikuti oleh 800 peserta yang berasal dari unsur pengurus PMI di tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota.
Selain itu, perwakilan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah serta Komite Internasional Palang Merah juga direncanakan mengikuti Munas.
Munas PMI akan dibuka secara langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan akan berlangsung selama tiga hari, yaitu 16-18 Desember 2019.
Agenda utama Munas adalah pemilihan Ketua Umum PMI beserta kepengurusan periode 2019-2024. Ketua Umum PMI Jusuf Kalla juga akan menyampaikan laporan pertanggungjawaban periode kedua kepengurusan PMI tahun 2014-2019.
Munas juga akan membahas pokok-pokok kebijakan rencana strategis PMI tahun 2019-2024 untuk terus melakukan kegiatan kepalangmerahan sesuai dengan amanat UU No. 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan serta Peraturan Pemerintah (PP) No. 7 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan UU Kepalangmerahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz
-
Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi
-
Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita
-
Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?
-
Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR
-
Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!
-
Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM
-
Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz
-
Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis