Suara.com - Bharatu Saiful, anggota Satuan Brimob Polda Sulteng meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian leher belakang (pundak) dan perut.
Luka tembak tersebut akibat serangan sekelompok sipil bersenjata yang diduga pelaku teror di Kabupaten Poso dan Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, jenazah Bharatu Saiful, anggota kepolisian korban insiden penyerangan terduga kelompok teroris tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu sekitar pukul 00.30 WITA.
Jenazah dibawa menggunakan ambulans pihak kepolisian dari Kabupaten Parigi Moutong.
Terlihat pula keluarga dan sejumlah rekan anggota kepolisian mengantarkan jenazah hingga ke Ruang Forensik RS Bhayangkara Palu.
Kapolda Sulteng Irjen Lukman Wahyu Hariyanto menjelaskan bahwa Sabtu pagi ini pihaknya akan melaksanakan upacara penglepasan jenazah almarhum Bharatu Saiful itu.
Rencananya, almarhum Bharatu Saiful akan dimakamkan di kampung halamannya di Pandeglang, Provinsi Banten.
"Rencana pagi ini akan dimakamkan di Banten, di Pandeglang kampung halamannya," ujar Kapolda Sulteng.
Bharatu Saiful meninggal setelah menjadi korban insiden penyerangan di Desa Salubanga, Kabupaten Parigi Moutong, usai melaksanakan Shalat Jumat (13/12) di wilayah itu.
Baca Juga: Densus 88 Tangkap 1 Orang Terduga Teroris di Papua
Pihak kepolisian memastikan bahwa pihak yang melakukan penyerangan tersebut adalah kelompok terduga teroris pimpinan Ali Kalora. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC