Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menemukan cucu usaha PT Garuda Indonesia Persero Tbk yang bernama PT Garuda Tauberes Indonesia. Erick bahkan belum mengetahui perusahaan tersebut bergerak di bidang apa.
Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memiliki pendapat sendiri menyikapi penemuan Erick Thohir tersebut.
Melalui kicauan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya, @Fahrihamzah, pada Jumat (13/12/2019), Fahri menyebut peristiwa terungkapnya cucu usaha Garuda Indonesia dan kasus penyelundupan yang sebelumnya terbongkar merupakan sebuah "budaya asal bapak senang".
"Ini hanya menjelaskan budaya asal bapak senang di negeri kita," tulis Fahri.
Ia menambahkan, "Dirut setelah ketangkap menyelundup baru disalahkan (selama ini dibiarkan) lalu anak buah semuanya menjilat pejabat yang baru dan menginjak yang lama. Itu terjadi para presiden kita, kultur yang sadis!"
Kicauan Fahri Hamzah ini telah mendapatkan lebih dari 1500 like dan 500 retweet, pada Sabtu (14/12) siang. Banyak warganet yang menulis komentar di sana.
Sebagian warganet yang berkomentar mengaku sependapat dengan Fahri.
"Ini kadang yang gue suka dari Fahri, selalu melihat dari perspektif yang berbeda. Kita butuh banyak perspektif agar bisa lebih jeli dalam memahami masalah," tulis @lintang507.
Sementara warganet lain mempertanyakan kinerja Presiden Jokowi dan menterinya di periode sebelum ini.
Baca Juga: Diisukan Cerai, Aura Kasih Posting Video Bersama Suami dan Dirinya Berkumis
"Jokowi 5 taun lalu ngapain aja (emotikon)," komentar @AgungZia.
"Rini Sumarno ngapain aja," komentar @elmo_fpv.
Untuk diketahui, Erick Thohir menyinggung soal anak usaha tersebut, setelah menanggapi pertanyaan media tentang banyaknya jabatan komisaris di anak usaha Garuda yang dipegang mantan dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara.
"Kalau enggak salah dia komisaris di enam anak perusahaan. Itu dicopot semua," ujarnya.
Erick mengaku heran dengan banyaknya jabatan komisaris yang bisa dipegang Ari Askhara. Sebab, menurut dia, rangkap jabatan semacam itu di sebuah korporasi tidak sehat dan tidak mencerminkan tata kelola yang baik.
Berita Terkait
-
Eks Dirut Garuda Ari Askhara Jadi Komisaris 6 Anak Usaha, Erick Thohir Syok
-
Erick Thohir Ngakak Dengar Nama PT Garuda Tauberes Indonesia
-
Khawatir 'Rayap', Erick Thohir Sasar 142 Anak Perusahaan Pertamina
-
Mengulik Kasus Garuda: Harta, Tahta, dan Wanita
-
Eks Sekjen IKAGI Blak-blakan soal Perjuangan 'Berdarah-darah' Pramugari
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Update Perang Iran: Korban Jiwa Terus Bertambah, Israel Serang Medis, Trump Ingkar?
-
Benjamin Netanyahu Menghilang saat Israel Jadi 'Neraka Dunia', Isu Meninggal Dunia Makin Kuat
-
HUT ke-12 Suara.com, Kabid Humas Polda Metro Berharap Jadi Media Edukatif dan Penyejuk Masyarakat
-
Iran ke AS - Israel: Akan Banyak Kejutan Menanti
-
Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
-
Pendidikan Iddo Netanyahu, Yahudi Cerdas Adik Benjamin Netanyahu yang Dikabarkan Tewas Dibom Iran
-
Potret Tel Aviv Luluh Lantak Dihujani Rudal Iran, Eks Tentara Israel: Netanyahu Penjahat!
-
Kutip Doa Syekh Mesir, Ini Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Qur'an
-
Iran Tolak Tawaran Dialog Trump: Selama Ramadan Kami Tak Berbicara dengan Setan
-
Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!