Suara.com - Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin upacara serah terima jabatan atau sertijab di Gedung Bareskrim Polri, Senin (16/12/2019). Upacara tersebut berkaitan dengan dirotasi sejumlah pejabat tinggi (Pati) Polri dari jabatannya.
Upacara ini dilakukan sesuai dalam surat telegram Kapolri Nomor ST/3229/XII/Kep/2019 tertanggal 6 Desember 2019.
Sebanyak 13 Pati Polri mengikuti upacara serah terima jabatan tersebut. Pertama, Irjen Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, kini menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.
Jabatan yang ditinggalkan oleh Listyo kini diisi oleh Brigjen Ignatius Sigit Widiatmono. Selanjutnya, Komjen Firli Bahuri yang menjabat sebagai Kabaharkam dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Barhakam Polri.
Jabatan yang ditinggalkan Firli diisi oleh Irjen Agus Andrianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara.
"Demi Allah saya bersumpah akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indomesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Idham sambil diikuti Pati Polri yang melakukan Sertijab di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).
Berikut nama-nama perwira tinggi Polri yang melakukan serah terima jabatan pagi ini:
- Komjen Firli menyerahkan jabatan Kabaharkam Polri kepada Irjen Agus Andrianto
- Irjen Agus Andrianto menyerahkan jabatan Kapolda Sumatera Utara kepada Irjen Martuani Sormin
- Irjen Martuani Sormin menyerahkan jabatan Asisten Kapolri bidang Operasi (Asops) kepada Brigjen Herry Rudolf Nahak
- Brigjen Herry Rudolf Nahak menyerahkan jabatan Kapolda Papua Barat kepada Brigjen Tornagogo Sihombing
- Brigjen Tornagogo Sihombing menyerahkan
- Irjen Ahmad Dofiri menjadi Asisten bidang Logistik Kapolri dan menyerahkan jabatan Kapolda DIY kepada Irjen Asep Suhendar
- Irjen Fakhrizal menyerahkan jabatan Kapolda Sumatera Barat kepada Irjen Toni Hermanto
- Irjen Lukman Wahyu menyerahkan jabatan Kapolda Sulteng kepada Brigjen Syafril Nursal.
Berita Terkait
-
191 Ribu Personel TNI-Polri Dikerahkan Jaga Perayaan Natal dan Tahun Baru
-
AII: Motif dan Dalang Teror Air Keras Novel Harus Diungkap Kapolri
-
Didesak Jokowi Tuntaskan Kasus Novel, Mabes Polri Mau Gelar Doa Bersama
-
Pimpinan KPK Girang Kapolri Beberkan Bukti Baru Kasus Novel ke Jokowi
-
Lapor ke Jokowi soal Kasus Novel, Ini yang Dibeberkan Kapolri Idham Azis
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?