Suara.com - Sedikitnya 12 orang tewas dan 13 orang lainnya terluka akibat aksi saling tembak para tahanan di salah satu penjara dekat Kota Panama, Selasa (17/12/2019), menurut petugas.
Polisi menyebutkan pihaknya menyita sejumlah senjata, termasuk lima pistol dan tiga senjata laras panjang, dalam insiden di penjara La Joyita, 25 kilometer timur ibu kota.
Presiden Laurentino Cortizo, yang baru dilantik pada Juli, mengatakan insiden tersebut menunjukkan sipir penjara membantu menyelundupkan senjata tersebut ke dalam sel.
"Senjata-senjata ini tidak turun dari langit, jelas ada persekongkolan untuk membawa senjata ini ke dalam tahanan," katanya melalui pernyataan sebagaimana dilansir Antara dari Reuters, Rabu (18/12/2019).
Petugas polisi Alexis Munoz menyebutkan penembakan berasal dari dalam penjara, di mana para tahanan dikelompokkan berdasarkan afiliasi geng guna menghindari bentrokan.
Sementara penyebab baku tembak di dalam penjara masih dalam penyelidikan.
Berita Terkait
-
DOOR... DOOR! Ada Baku Tembak Dekat Sungai Hudson, 6 Orang Tewas
-
Insiden Baku Tembak di New Jersey Amerika Tewaskan 6 Orang
-
Trump dan Putra Mahkota Saudi Selidiki Penembakan di Pangkalan Laut AS
-
Perwira Saudi Mengamuk di Pangkalan Angkatan Laut AS, 3 Orang Tewas
-
Tentara Saudi Serang Pangkalan Laut AS usai Nonton Video Penembakan Massal
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax