Suara.com - Terjadi penembakan di New Jersey di seberang Sungai Hudson dari Manhattan, Amerika Serikat. Sebanyak 6 orang tewas dalam penembakan itu.
Keenam orang yang tewas itu seorang polisi dan dua tersangka bersenjata. Mereka tewas dalam baku tembak di sekitar toko bahan makanan di New Jersey.
Lima orang - tiga korban sipil dan dua tersangka - dinyatakan tewas di dalam toko. Sementara seorang polisi juga ikut tewas dalam baku tembak, yang melepaskan ratusan peluru, Kepala Kepolisian Michael Kelly melaporkan.
Ia mengatakan pihaknya yakin korban yang tewas akibat tembakan para tersangka, yang tiba di lokasi kejadian dengan truk U-Haul dan menahan polisi di sekitar toko selama berjam-jam.
"Mereka bergerak cepat dan terus menerus selama empat jam di area itu," katanya.
Media setempat melaporkan penembakan terjadi di atau dekat JC Kosher Supermarket, meski polisi menyebutkan tidak ada bukti langsung yang mengkaitkan pertumpahan darah itu dengan teror.
Dua petugas polisi lainnya dan seorang warga sipil terluka dalam baku tembak, namun kondisinya kini stabil, menurut informasi Kantor Kejaksaan Daerah Hudson di Twitter. Polisi yang tewas merupakan ayah dari lima anak, tambahnya.
Aksi tersebut mendorong pengerahan penegak hukum secara besar-besaran dengan tim SWAT setempat dan agen federal bergegas ke TKP, serta layanan darurat dari wilayah tetangga Departemen Kepolisian New York.
Terdapat sedikit rincian mengenai kekerasan senjata. Namun media setempat melaporkan konfrontasi antara tersangka dan aparat Kepolisian bermula di atau dekat pemakaman dan terkait dengan penyelidikan pembunuhan sebelumnya.
Baca Juga: Trump dan Putra Mahkota Saudi Selidiki Penembakan di Pangkalan Laut AS
Presiden AS Donald Trump mencuit: "Baru saja menerima informasi mengenai baku tembak mengerikan yang berlangsung di Jersey City, New Jersey. Kami turut mendoakan para korban dan keluarga korban dalam masa sulit dan tragis ini.
"Kami akan terus memantau situasi saat kami membantu pejabat negara bagian dan daerah di lapangan," tulis Trump. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami