Suara.com - Kritik kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus dikirimkan oleh warganet melalui media sosial. Tagar #4niesGaBecusKerja menjadi topik populer di Twitter, Rabu (18/12/2019).
Tagar ini telah dipakai dalam 7.054 unggahan warganet. Bahkan, politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean ikut memakai tagar tersebut.
Melalui tulisan yang diunggah pada Rabu (18/12) siang pada akun Twitter pribadinya, Ferdinand merasa Anies Baswedan tidak akan bisa menyelesaikan persoalan Jakarta.
"Melihat kondisi ini, saya yakin Anies Baswedan tak akan mampu membuat Jakarta lebih baik. Hujan baru permulaan saja sudah parah dampaknya kepada masyarakat seperti ini," tulis @FerdinandHaean2.
Ia juga meminta Presiden Joko Widodo untuk turun tangan.
"Saya sarankan agar Jokowi sebagai presiden turun tangan menyelesaikan masalah Jakarta. #4niesGaBecusKerja," imbuhnya.
Sementara warganet yang lain memakai tagar #4niesGaBecusKerja untuk mengkritik Anies terkait banjir yang melanda Jakarta kemarin.
Seperti unggahan yang dibuat oleh @bangzul_88, "Tagar rakyat hari ini #4niesGaBecusKerja. Sudah 2 tahun lebih Anies menjabat, namun janji kampanye-nya belum ada satu pun yang terealisasi. Bahkan Anies tidak nerusin program-program baik pemerintah sebelumnya. Seperti Normalisasi Sungai, e-budgeting diterusin tapi ada Lem Aibonnya."
Warganet dengan akun Twitter @budiset42226713 menulis, "Perkenalkan, Jakarta Water Park. #4niesGaBecusKerja". Ia juga memperlihatkan foto Anies Baswedan yang diedit dengan latar belakang banjir di jalanan Jakarta.
Baca Juga: Jubir Wapres: Kondisi Ma'ruf Tidak Mengkhawatirkan, Hanya Butuh Istirahat
Untuk diketahui, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M Ridwan mengatakan, hujan pada Selasa (17/12) sore membuat 19 titik jalan yang tergenang banjir. Ketinggian air yang di laporkan juga beragam.
Sementara itu Presiden Jokowi menyebut banjir di Jakarta adalah satu dari dua persoalan besar yang terjadi di Ibu Kota saat ini.
"Persoalan besar di Jakarta hanya dua, yaitu banjir yang kedua macet. Banjir, kita memang masih dalam proses kan membangun bendungan yang namanya Sukamahi dan Ciawi di Bogor," ujar Jokowi saat berbincang-bincang dengan awak media di Novotel, Balikpapan, Rabu (18/12).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar