Suara.com - Sebuah toko swalayan di Kecamatan Peninjauan, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan pada Jumat (20/12) malam disatroni kawanan perampok. Para bandit jalanan yang mengenakan topeng ini menggasak uang puluhan juta rupiah dan barang-barang yang ada di minimarket tersebut.
Kapolsek Peninjauan, Iptu Hamid menjelaskan, kasus perampokan di minimarket itu terjadi saat dua orang karyawan pusat perbelanjaan tersebut yaitu Rahmah Delita (20) dan Boby (20) hendak menutup toko karena sudah malam.
"Para pelaku yang menggunakan topeng tersebut menerobos masuk dan memaksa korban untuk membuka berangkas tempat menyimpan uang," kata Kapolsek.
Dalam kondisi ketakutan dibawah ancaman senjata tajam, kata dia, karyawati bernama Rahmah Delita, warga Kecamatan Lengkiti terpaksa membuka kunci brankas.
"Selanjutnya para perampok langsung mengambil uang di dalam brankas sebesar Rp 52,6 juta," ucapnya.
Selain uang tunai, lanjut dia, para kawanan perampok bertopeng ini juga menggasak ber-slop-slop rokok berbagai merek yang dijual di Indomaret tersebut.
"Saat ini kami sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lapangan dan memeriksa rekaman CCTV untuk mengungkap identitas pelaku. Mudah-mudahan pelaku segera ditangkap," ujarnya.
Berita Terkait
-
Jabat Wakepsek, Guru Eli Sempat Bagikan Rapor Siswa Sebelum Terbunuh
-
DPRD Sebut Banyak Toko Modern Tak Berizin Lengkap di Surabaya
-
Dari BAB hingga Pinjam Uang, Modus Perampok Perkosa Gadis Kenalan di Medsos
-
Sopir Taksi Online Dirampok Penumpang, Leher Dijerat Tali, Tubuhnya Ditusuk
-
Bikin Syok, Model Cantik Ini Rampok Empat Toko dalam Waktu Satu Jam!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra