Suara.com - Instalasi Batu Gabion di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta dibongkar untuk sementara karena area tersebut akan dipakai untuk pesta pergantian tahun baru.
Pembongkaran instalasi yang menelan anggaran sebesar Rp 150 juta itu menuai beragam komentar dari publik.
Instalasi Batu Gabion mulai dipasang di Bundaran HI pada 20 Agustus 2019. Pemasangan Instalasi Batu Gabion dilakukan untuk menggantikan Instalasi Bambu Getah Getih yang telah dibongkar.
Anggaran Bambu Getah Getih jauh lebih fantastis yakni mencapai Rp 550 juta. Pembongkaran Bambu Getah Getih saat itu juga menjadi sorotan publik.
Beragam komentar dari warganet memenuhi media sosial Twitter menanggapi pembongkaran Instalasi Batu Gabion yang baru dipasang 4 bulan.
Banyak warganet yang mempertanyakan alasan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan gemar membongkar pasang segala sesuatu yang ada di Jakarta, mulai dari hiasan hingga trotoar pejalan kaki.
"Kenapa mesti dibongkar, takut ya batunya dipreteli di malam thn baru. Inilah kerja wan Badut Aibon @aniesbaswedan bongkar pasang lumayan buat menguras anggaran," kata @ichwankalimasad.
"Batu Gabion dibongkar malam hari biar nggak ketahuan. Tak perlu heran karena urusan bongkar pasang dan ngeles memang keahlian wan aibon. Kasihan duit warga DKI dipakai nggak jelas sama wan aibon. Tapi nggak apa-apa lah, kan sudah pasti masuk surga," ungkap @anglingdharmax.
"Getih Bambu sudah dibongkar. Batu Gabion sudah pula dibongkar. Anies Baswedan kapan?" ujar @aewin86.
Baca Juga: Selain ke Katedral, Bus Gratis Juga Disediakan Menuju Gereja Immanuel
Belum jelas apa alasan Pemprov DKI Jakarta melakukan pembongkaran Instalasi Batu Gabion. Hingga berita ini disusun, Suara.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Pemprov DKI Jakarta namun belum mendapatkan respons.
Berita Terkait
-
Baru 4 Bulan, Instalasi Batu Gabion Pengganti Bambu Getah Getih Dibongkar
-
Anies Klaim Kerja TGUPP Efektif, Guntur PSI: Mereka Cocok Jadi Buzzer
-
Perbandingan Ahok dan Rizieq Shihab, Anies Manfaatkan Reuni 212 untuk 2024
-
Dinas Kehutanan DKI Bantah Gunakan Terumbu Karang di Instalasi Gabion
-
Riyanni Djangkaru Bongkar Fakta Instalasi Gabion di Bundaran HI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN