Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara
Selasa, 03 Desember 2019 | 06:31 WIB
Aksi penunggang kuda di acara Reuni 212 di Monas membawa bendera tauhid. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif menyinggung perbandingan nasib kekinian Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok dan pentolan FPI Rizieq Shihab. Ia menyayangkan Ahok justru diangkat menjadi Komisaris Utama Pertamina sementara Rizieq justru terasingkan di Arab.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dituding telah memanfaatkan momen Reuni 212 untuk menggalang massa. Pengumpulan massa itu dilakukan sebagai persiapan menghadapi konbtestasi politik Pilpres 2024 mendatang.

Itulah dua berita yang ramai dibicarakan sepanjang Senin (2/12/2019). Berikut Suara.com merangkum beberapa berita terpopuler lainnya.

1. PA 212: Ahok Jadi Komisaris, Imam Kami Rizieq Shihab Malah Diasingkan

Rizieq Shihab dan Ahok BTP.(Kolase Suara.com)

Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif menyinggung perbandingan nasib kekinian Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok dan Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

Hal tersebut disinggung Slamet Maarif saat menjadi narasumber di acara Apa Kabar Indonesia Pagi TV One, Senin (2/12/2019) bertepatan dengan Reuni 212 di silang Monumen Nasional (Monas).

Baca selengkapnya

2. Reuni 212 Hasilkan 29,5 Ton Sampah di Monas!

Rizieq Shihab tiba-tiba muncul di acara Reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Reuni 212 yang digelar di kawasan lapangan silang, Monumen Nasional, Jakarta Pusat telah berakhir. Acara yang dimulai dengan salat tahajud pada pukul 03.00 WIB dini hari ini menghasilkan 29,5 ton sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Andono Warih mengatakan dari jumlah sampah itu, dipilah 1,18 ton. Sementara sisanya 28,3 ton dibuat ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi.