Suara.com - Sabtu (28/12/2019) Apotek Senopati di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diseruduk mobil BMW bernomor polisi B 610 MAG, pukul 05.00 WIB.
Kecelakaan tersebut diketahui dari postingan akun Twitter @TMCPoldaMetro.
"05.00 Kecelakaan sebuah Sedan BMW B 610 MAG Menabrak Apotek Senopati, saat ini dalam Proses Evakuasi #Polri."
Pada pukul 05.42 WIB Polda Metro Jaya kembali mem-posting perkembangan terkait kecelakaan tersebut di akun Twitter dan Instagram @TMCPoldaMetro.
"05:42 Kecelakaan BMW B 610 MAG menabrak Apotek Senopati Jl. Senopati Raya Jaksel & msh penanganan Polri."
Di unggahan tersebut ada beberapa foto kejadian yang menunjukkan mobil BMW bernopol B 610 MAG menabrak Apotek Senopati hingga sebagian mobilnya masuk ke dalam.
Akibatnya, bagian depan Apotek Senopati mengalami kerusakan parah. Selain foto, ada pula video yang diunggah akun Twitter @TMCPoldaMetro, dimana terlihat seorang lelaki berkacamata mengenakan kaus oblong hitam dan bertopi yang diduga pengemudi mobil BMW tersebut.
Disebut pula bahwa mulut lelaki itu bau minuman alkohol.
Hingga berita ini diturunkan belum ada informasi lebih lanjut mengenai korban lain akibat insiden tersebut.
Baca Juga: Lamborghini Kasus Todong Pelajar Tabrakan, Adik Pelaku Bawa Barang Sitaan?
Sekadar diketahui, sebelumnya Apotek Senopati juga mengalami musibah yang sama, tepatnya pada Minggu, 27 Oktober 2019.
Seorang satpam bernama Asep Kamil (50) yang malam itu sedang bertugas tewas akibat ditabrak mobil Nissan Grand Livina yang dikemudikan PKH.
PKH bersama dua orang temannya--seorang pria dan wanita--disebut baru saja pulang dari sebuah bar di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan.
Terkait hal tersebut PKH dijerat Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Atas kasus kecelakaan itu, ia harus mendekam di penjara.
Berita Terkait
-
Mobil Seruduk Apotek Senopati, Belokan Jalan Gunawarman Area Blind Spot?
-
Seruduk Apotek hingga Tewaskan Satpam, Putri Ngaku Tak Hapal Jalan
-
Mahasiswi Penabrak Apotek Senopati dan Tewaskan Satpam Jadi Tersangka
-
Diduga Mabuk saat Tabrak Apotek Senopati, Tes urine Putri Negatif Narkoba
-
Seruduk Apotek Senopati, Mahasiswi Pengemudi Livina Baru Pulang dari Bar
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook