Suara.com - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar memiliki pendapat sendiri terkait banjir yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Rabu (1/1/2020).
Direktur Eksekutif Lokataru ini mengatakan bahwa sekarang bukan waktunya untuk menyalahkan suatu pihak.
Haris pun berpendapat bahwa tidak perlu lagi membandingkan kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Melihat luasan banjir, apakah sebanding dengan luasan kerja Ahok atau Anies selama ini. Ini ulah kita semua..bukan waktunya menyalahkan," tulis Haris seperti dikutip Suara.com dari akun Twitter pribadinya, Rabu (1/1/2020).
Menurut Haris, bencana banjir yang melanda DKI Jakarta seharusnya disikapi dengan kesadaran bersama dan membangun solidaritas.
"Ini waktu bangun solidaritas. Sadar bersama ke depan bahwa masalah lingkungan hidup ada cara kita hidup sehari-hari," ujarnya.
Penanggulangan banjir adalah hal yang lebih penting diutamakan saat ini, menurut pria kelahiran Jakarta, 10 Juli 1975.
Ia pun mengajak orang-orang untuk mengawal setiap kebijakan yang mendukung penghijauan.
"Sekarang kita ambil peran dalam penanggulangan banjir, lusa, minggu depan dst jangan rebahan, harus kawal kebijakan yang pro penghijauan, urban plan, kebijakan untuk kawal kesiapsiagaan segala macam bencana, sebisa mungkin," tutup Haris.
Baca Juga: 2020, Ivan Gunawan Ingin Dapat Jodoh
Pernyataan Haris yang disampaikan lewat cuitan di Twitter ini telah mendapatkan banyak respon dari warganet.
Pantauan Suara.com, dalam waktu enam jam sejak diunggah, cuitan tersebut telah mendapatkan lebih dari 2.700 retweet dan 4.300 like.
Untuk diketahui, kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur menjadi kawasan terparah di ibu kota yang dilanda banjir. Hingga Rabu (1/1/2020) sore, ketinggian air di kawasan tersebut sudah mencapai atap rumah.
Ketinggian air mencapai dua meter hanya dalam tempo 1,5 jam.
Kekinian, sebanyak 20 unit perahu karet milik Basarnas DKI Jakarta diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga yang masih berada di rumahnya.
Dari pantauan di lokasi kejadian, tepatnya di wilayah RT02/RW04 Kelurahan Cipinang Melayu, air yang menggenang sudah menyerupai aliran sungai.
Berita Terkait
-
Keliling Pantau Banjir Bareng Anies, Menteri Basuki Bikin Catatan Ini
-
Tina Toon Bagikan Call Center untuk Warga yang Kebanjiran
-
Jalan Tendean Lumpuh, Banyak Motor Mogok Karena Nekat Terjang Banjir
-
Teror Banjir Dini Hari di Cipinang Melayu: Harta Hanyut, Nyawa Melayang
-
Kampung Karang Mulya Kebanjiran, Warga: Seumur Hidup Baru Kali Ini
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar